BALI, Balipolitika.com – Tragedi maut kembali memakan korban jiwa di jalur tengkorak Bypass Ida Bagus Mantra.
Tepatnya di wilayah Desa Kusamba, Dawan, Klungkung. Seorang perempuan bernama Ni Ketut Suletri meninggal dunia, setelah terlibat kecelakaan hebat pada Kamis (30/4) kemarin.
Insiden berdarah ini melibatkan korban, dengan seorang pengendara motor remaja bernama Gede Raphael Rempfler di jalan satu arah.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan kejadian tersebut. Menurut penyelidikan polisi, petaka bermula saat kedua pengendara datang dari arah yang sama, yakni dari timur menuju ke barat.
Korban (Suletri) secara tiba-tiba memotong jalur dari kiri langsung ke kanan. Raphael yang berada di posisi tersebut terkejut dan tak sempat menghindar karena jarak yang terlalu dekat.
Benturan keras tak terhindarkan, membuat keduanya terpental ke aspal. Akibat benturan keras tersebut, Suletri mengalami luka parah di sekujur tubuh hingga bagian kepala, yang akhirnya membuat korban meninggal dunia.
Sementara itu, Raphael hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki tanpa perlu menjalani rawat inap. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan di Bali, terutama di jalur cepat seperti Bypass IB Mantra.
Kebiasaan pindah jalur secara mendadak tanpa menyalakan lampu sein atau melihat spion masih menjadi “mesin pembunuh” nomor satu di jalanan!
Mari jadikan musibah ini pelajaran penting semeton. Selalu waspada dan jangan pernah memotong jalur secara tiba-tiba di jalan raya! (BP/OKA)




