BALI, Balipolitika.com – Made Edo bikin viral usai jatuh dan meninggal dunia di depan dagang es jus di Sesetan, Denpasar, Bali.
Pihak Polsek Denpasar Selatan memastikan kasus meninggalnya Made Edo di warung Jus, Sesetan, Denpasar karena sakit yang korban alami.
Peristiwa tersebut membuat suasana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan itu sempat mencekam pada Jumat (2/1) petang.
Korban merupakan pemuda asal Busungbiu, Buleleng, bernama Made Edo Brawida (24) yang meninggal dunia secara mendadak setelah sempat mengeluh sakit dan mengalami kejang-kejang.
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menjelaskan korban awalnya datang ke warung dalam kondisi lemas dan meminta pertolongan kepada karyawan serta pengunjung.
“Korban datang dan mengeluh badannya merasa sakit dan panas. Melihat kondisi tersebut, karyawan warung sempat berusaha membantu dengan memberikan minyak kayu putih,” ujar AKP Agus Adi Apriyoga.
Namun, saat seorang pengunjung mencoba menuangkan minyak kayu putih ke tangan korban untuk memberikan pertolongan pertama, hal tak terduga terjadi.
Korban tiba-tiba terjatuh ke arah belakang dengan posisi sangat keras.”Kepala korban membentur lantai hingga terdengar suara benturan yang cukup keras. Setelah terjatuh, korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di tempat,” bebernya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi menambahkan, berdasarkan hasil Olah TKP Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Denpasar petugas menemukan beberapa ciri fisik pada jenazah korban. Di antaranya lidah yang berada di antara gigi serta tangan kiri yang mengepal.
Iptu Azel Arisandi menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Petugas juga sempat melakukan pengecekan ke kamar kos korban yang berada tepat di belakang warung jus. Namun, di dalam kamar tersebut, polisi tidak menemukan obat-obatan milik korban.
Sekitar pukul 19.50 Wita, jenazah Made Edo oleh ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga korban di Buleleng terkait kejadian tersebut. (BP/OKA)







