BADUNG, Balipolitika.com– Ratusan dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dari Indonesia maupun berbagai negara berkumpul di Bali dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) REJASELINDO 2026, sebuah forum ilmiah yang berfokus pada perkembangan rekayasa jaringan, terapi sel, dan kedokteran regeneratif.
Dr. dr. Bintang Soetjahjo, SpOT.,Subsp.PL(K) – President of REJASELINDO (Ketua Umum REJASELINDO), Prof. Aziz Nather, MD – Member of APASTB Singapore, Prof. Dr. Ferdiansyah, dr. Sp.OT.,Subsp.Onk.Ort.R(K), Ketua PERBAJI, Prof. Jinyoung Jeong, M.D., Ph.D., MPH, CTBS – (South Korea) – Vice president of the Asia Pacific Association of Surgical Tissue Banks (APASTB), Prof. dr. Ahmad Faried, Sp.BS, Subsp. N-Onk (K), PhD, FICS, DABRM – Ketua Pelaksana PIT REJASELINDO ke-6 tahun 2026, Prof. Dr. dr. Heri Suroto, Sp.OT.Subsp.T.L.B.M(K), MARS – Past President of APASTB, dan Dr. dr. Tri Wahyu Murni Sulisetyowati, Sp.B., Sp.BTKV(K) – Past President of REJASELINDO (Ketua Umum periode sebelumnya) menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi para ahli untuk berbagi pengetahuan, memperbarui perkembangan riset, serta memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan terapi berbasis stem cell dan teknologi regeneratif.
Prof. dr. Ahmad Faried, Sp.BS, Subsp. N-Onk (K), PhD, FICS, DABRM selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa konferensi ini memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem penelitian dan praktik klinis di bidang kedokteran regeneratif.
“Melalui forum ilmiah ini, para dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dapat bertukar pengalaman klinis serta perkembangan riset terbaru di bidang stem cell dan terapi sel. Harapannya, diskusi dan kolaborasi ini dapat memperkuat bukti ilmiah sekaligus mendorong inovasi terapi baru bagi berbagai penyakit yang selama ini sulit ditangani,” ujar Prof. Faried.
Pada tahun ini, PIT REJASELINDO diselenggarakan berkolaborasi dengan 20th International Conference of the Asia Pacific Association of Surgical Tissue Banking (APASTB) serta 9th Annual Meeting of PERBAJI dan 13th Annual Meeting of ASPI.
Kolaborasi ini mempertemukan para ahli dari berbagai negara untuk memperkuat kerja sama ilmiah di bidang rekayasa jaringan dan terapi sel.
Bali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dikenal sebagai salah satu pusat konferensi internasional di kawasan Asia Pasifik serta menjadi tempat strategis untuk mempertemukan para pakar dari berbagai negara.
Konferensi ini menghadirkan rangkaian program ilmiah yang komprehensif, termasuk workshop, main symposium, serta scientific competition berupa presentasi oral dan poster penelitian.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter, peneliti, akademisi, dan praktisi kesehatan yang memiliki minat dalam pengembangan rekayasa jaringan dan terapi sel.
Sementara itu, Dr. dr. Bintang Soetjahjo, Sp.OT, Subsp. PL (K), Ketua Umum REJASELINDO periode 2019–2022 dan 2023–2026 menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan teknologi kesehatan berbasis terapi sel di Indonesia.
Menurutnya, pengembangan kedokteran regeneratif membutuhkan pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi dan pusat riset, klinisi yang dihimpun dalam REJASELINDO, pemerintah dan regulator, industri, serta media.
“Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan inovasi di bidang kedokteran regeneratif. Harapan kami, Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi kesehatan, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan riset, pelayanan klinis, serta dukungan kebijakan diharapkan dapat mempercepat perkembangan terapi sel dan rekayasa jaringan di Indonesia.
“Dengan kerja sama berbagai pihak, kita berharap Indonesia dapat menjadi pusat pengembangan teknologi kesehatan berbasis riset. Dengan demikian, kita benar-benar dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Dr. Bintang.
Melalui penyelenggaraan PIT REJASELINDO 2026, para penyelenggara berharap forum ilmiah ini dapat mempercepat perkembangan penelitian, inovasi, dan kolaborasi global di bidang kedokteran regeneratif, sekaligus membuka peluang baru dalam penanganan berbagai penyakit di masa depan.
REJASELINDO (Perhimpunan Dokter Seminat Rekayasa Jaringan dan Terapi Sel Indonesia) merupakan organisasi profesi yang menghimpun para dokter dengan minat di bidang rekayasa jaringan dan terapi sel.
Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan penelitian, serta diseminasi informasi mengenai terapi sel dan kedokteran regeneratif di Indonesia.
REJASELINDO juga berperan dalam mendorong kolaborasi antara akademisi, klinisi, pemerintah, industri, dan media guna memperkuat pengembangan teknologi kesehatan berbasis riset di Indonesia. (bp/ken)













