Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Sastra Balipolitika

  • Sastra

    Puisi-Puisi Reza Yudhistira

    Lampu yang Menyala di Siang Hari Maksud baik selalu dilahirkan. Dan dipermasalahkan. Itu seperti berpakaian necis dan menyiapkan identitas diri.…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi DG Kumarsana

    CATATAN BELUM USAI ( DALAM BENAK TERASING ) buat: Aji Mangku Dewa Putu Suta   Satu kali kita pada pertemuan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Dody Kristianto

    Kidung Kuota Berlalu lalang di udara, kau tak bisa menangkapnya Serupa badai matahari, ia menubuh dalam diri Malam, kopi, sendiri…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Vito Prasetyo

    Lanskap Senja seputih cahaya, kian samar mengintip malu, di balik kabut awan seakan membaca keresahan kita di pertemuan musim, sajak-sajak…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Mohamad Iskandar

    Mencari Sunyi jauh, jauh, jauh ke dasar malam dengan pekatnya aku temukan sunyi yang khusyuk mengajarkan sebait puisi tentang cinta…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Iman Sembada

    MEMBENTANG PIKIRAN   Di atas gravitasi udara Aku membentang pikiran Seluas tujuh cakrawala Melintasi musim demi musim Aku percaya. Ya,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    TERHIMPIT MASA LALU

    AROMA pemilu menyengat lagi. Di mana-mana spanduk terbentang lagi. Hingar bingar kampanye terdengar lagi. Dan tentu saja, obral janji-janji dimulai…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Toto ST Radik

    Suara (1) sesudah suaramu dipungut masih adakah yang tersisa? detik demi detik kau susah payah menumbuhkan lagi suara untuk dipungut…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Sepasang Mata Milik Mao

    “Di setiap rintangan yang kau hadapi, kebahagiaan dan cahaya selalu menanti di ujung perjalananmu.” Tenesa sedang mengepang rambutnya. Kali ini,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PUISI-PUISI ALIT S. RINI

    RUMAH IBU Manismu kau kirim ke puisiku dengan rasa mawar sehangat rasa rempah Kujerang jiwa yang lapar dahaga Menghangat sejak…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!