Puisi
-
Sastra
Puisi-Puisi Vito Prasetyo
Kuburan dalam Paragraf Sunyi siapa yang berani menatap sunyi? jika rembulan menggantung, nyaris tanpa busana seolah ada derap langkah yang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Muhammad Daffa
ANALOGI TANYA mana lebih pasti; kedamaian di ujung hulu, suara-suara meminta jerit batu? berulang tanya memangkas telinga nalar disuap udara…
Selengkapnya » -
Sastra
Kado Ultah ke-50, Jengki Terbitkan Buku Puisi Kidung Capung
DENPASAR, Balipolitika.com- Membuka tahun 2026 ini, Teater Sastra Welang Bali meluncurkan “Kidung Capung”, buku puisi teranyar karya penyair Wayan Jengki…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Emi Suy
Konsisten Jam dinding berteriak, “setiap detik punya makna,” katanya. Ia menggiring waktu seperti gembala, menuntun langkahmu tanpa henti, meski tak…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Yuditeha
Kado untuk Anak yang Tak Sempat Lahir pada pagi tujuh belas seorang ibu duduk di teras menyetrika baju kecil yang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Tan Lioe Ie
Arpine 1 Tubuhmu lahan tumbuh bunga tak ada musim di sini selain musim cinta Musim milik Astghik dewi cinta di…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Sunardi KS
Tidak Ada Rasa Pedas Di Menu Ibu Hari Ini menu ibu hari ini tidak seperti biasanya (seolah sengaja) tidak…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS
KAU YANG MENEMANI kepada kau yang menemani malam mingguku; cukuplah waktu jadi kawan dan sekadar makan lalu susun percakapan tentang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Maria Utami
Catatan Si Penanak Nasi Aku hanya penanak nasi di sudut ruang dalam rumah ini. Tapi kupunya indera mata juga telinga…
Selengkapnya »









