Puisi
-
Sastra
Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS
KAU YANG MENEMANI kepada kau yang menemani malam mingguku; cukuplah waktu jadi kawan dan sekadar makan lalu susun percakapan tentang…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Maria Utami
Catatan Si Penanak Nasi Aku hanya penanak nasi di sudut ruang dalam rumah ini. Tapi kupunya indera mata juga telinga…
Selengkapnya » -
Puisi
Puisi-Puisi Bima Yuswa
Ngaben kita terlahir dari perut dermaga ditolong tangan bidan tua, nama-nama yang kelak berpulang—dilarung dengan bahasa ombak lihatlah sebelum biduk…
Selengkapnya » -
Esai
Puisi, Empati, dan Masa Depan Bangsa
MAGETAN, 18 November 2025. Graha Pusat Literasi Kabupaten Magetan, saya berdiri sebagai pemateri pelatihan menulis puisi yang diselenggarakan Dinas Kearsipan…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Ihsanjarot
Ruang-Ruang di Tulang Belakang di tubuhku ada beberapa ruang tempat orang-orang singgah dan berdiam menjadi tempat merebah berkeluh-kesah dan menyerah.…
Selengkapnya » -
Puisi
Puisi-Puisi I Nyoman Wirata
KAPAL SELAM Jejaknya bergelombang. Menghantam karang lautku. Menghentak pintu tidur. Menjelma hiu liar di saat sepi sendiri. Kapal hitam jejaknya…
Selengkapnya » -
Esai
Puisi, Manusia, dan Mesin
“Mesin, berikan kartu nasibku hari ini” (Sungai Mississippi, Frans Nadjira) Ada masa ketika puisi hanya lahir dari keheningan.…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Nuryana Asmaudi SA
KAMBING DAN DAUN MUDA “Jangan renggut tunas-daun muda,” tutur angin kepada kambing keluyuran di ladang persemaian “biarkan tumbuh menjadi pohon…
Selengkapnya »









