BADUNG, Balipolitika.com– Ida Bagus Nyoman Suamba tewas tertimpa pohon pala tumbang di Obyek Wisata Sangeh, tepatnya Pura Pucak Bukit Sari, Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Rabu, 3 Desember 2025.
Menurut keterangan Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, korban Ida Bagus Nyoman Suamba asal Banjar Brahmana, Desa Sangeh itu tertimpa reruntuhan bangunan bale gong yang diakibatkan tumbangnya pohon pala.
Kompol I Nyoman Karang Adiputra menerangkan berdasarkan keterangan saksi Ida Bagus Putu Tarka (43 tahun) asal Banjar Pemijian, Desa Sangeh awal mula kejadian saat saksi beserta 4 orang rekannya mendapatkan tugas di pos 3 yang berlokasi di dalam areal Obyek Wisata Sangeh.
Sekitar pukul 14.30 Wita, tiba-tiba angin kencang berhembus disertai hujan lebat.
Saksi Ida Bagus Putu Tarka dan rekan-rekannya lalu berteduh di bale gong.
Selanjutnya, karena cuaca tidak bagus, saksi Ida Bagus Putu Tarka dan saksi 2 atas nama Ketut Darmayasa (40 tahun) asal Banjar Pemijian, Sangeh memutuskan meninggalkan lokasi tersebut.
Tak berselang lama, tiba-tiba terdengar suara pohon tumbang yang membuat kedua saksi berlari ke parkiran Obyek Wisata Sangeh.
Beberapa saat kemudian korban selamat tampak memegang bahu kirinya dan mengatakan bahwa Ida Bagus Nyoman Suamba tertimpa ranting pohon yang tumbang.
Korban selamat juga menyebutkan bahwa Ida Bagus Nyoman Suamba masih berada di dalam bale gong yang tertimpa pohon pala.
Mendengar informasi tersebut, kedua saksi staf pengelola Obyek Wisata Sangeh mengecek dan memastikan kondisi di bale gong tersebut dan setibanya di sana saksi melihat bahwa bangunan bale gong sudah roboh tertimpa pohon pala.
Selanjutnya saksi beserta Surya mencari korban keliling areal seputaran Pura Obyek Wisata Sangeh dan memanggil-manggil nama korban, tetapi korban tidak menyahut.
Surya lalu menginformasikan melalui HT kondisi tersebut hingga datanglah staf lain untuk membantu mencari korban.
Tidak lama kemudian, salah satu staf melihat korban berada di bawah bangunan bale gong yang tertimpa pohon pala.
Pada saat itu korban hanya kelihatan bagian kaki dan tangannya yang sudah berada di bawah reruntuhan atap bale gong.
Dengan adanya kejadian tersebut saksi menghubungi Ketua Obyek Wisata Sangeh atas nama Ida Bagus Pujawan yang kemudian menghubungi Babinkamtibmas, BPBD Badung, Damkar, serta PLN wilayah Badung.
“Pukul 16.00 Wita dilakukan upaya memutus arus listrik dan evakuasi korban 1 yang tertimpa reruntuhan bangunan bale gong yang diakibatkan pohon pala yang tumbang. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RS Mangusada, Kapal,” beber Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra. (bp/ken)











