JEMBRANA, Balipolitika.com– Warga Tempek Giri Sari, Banjar Munduk Tumpeng yang notabene berada di pelosok Desa Berangbang, Kecamatan Negara akhirnya bisa menikmati akses jalan rabat beton untuk dilalui.
Jalan rabat beton sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3 meter ini bisa direalisasikan dengan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung.
Selain itu, ruas Jalan Baler Bale Agung – Munduk Tumpeng sepanjang 5 Kilometer dengan lebar hotmix 3,3 m, dan lebar bahu beton kiri dan kanan 0,50 m juga rampung direalisasikan dengan total anggaran sebesar Rp7.599.936.000,00.
Secara langsung, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan didampingi anggota DPRD Jembrana Ni Komang Sri Kendel dan sejumlah tokoh desa Berangbang meninjau jalan yang menjadi janjinya saat masa kampanye, Minggu, 7 September 2025.
Kembang Hartawan mengatakan telah mengetahui kondisi jalan di Tempek Giri Sari yang sangat memerlukan perbaikan.
Sejatinya di tahun 2020 sudah dianggarkan untuk perbaikan, namun karena pandemi covid-19 sehingga perbaikan jalan hanya bisa dilakukan sebagian.
“Saya tahu persis terkait jalan disana, dulu waktu saya menjadi Wakil Bupati, baik itu dari perbekel, bendesa maupun tokoh masyarakat sering menyampaikan kepada saya, tetapi karena pandemi covid saat itu kita hanya bisa kerjakan setengahnya,” ungkapnya.
Komitmen Bupati Kembang Hartawan untuk memperbaiki Jalan Tempek Giri Sari langsung direalisasikan saat ia menjabat sebagai Bupati Jembrana.
Di tengah efesiensi dari pemerintah pusat, Kembang mencari alternatif lain dengan meminta dana BKK dari Kabupaten Badung sehingga jalan tersebut bisa direalisasikan.
“Saat ini Jalan Munduk Tumpeng menuju ke Benel sudah bagus, dulu jalan ini rusak. Astungkara bermanfaat bagi masyarakat di sini,” ujarnya.
Salah satu warga Tempek Giri Sari, Nengah Budiantara menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kembang Hartawan yang telah menunaikan janji kampanyenya.
“Dulu saat kampanye Bapak Bupati berjanji apabila terpilih akan memperbaiki jalan disini dan sekarang sudah terealisasi 100 persen,” ucapnya.
Ia pun mengaku, sebelum mendapat rabat beton, akses jalan di Tempek Giri Sari cukup sulit dilalui terutama di musim hujan dimana kondisi jalan yang rusak dan licin memicu banyak terjadinya kecelakaan.
“Dulu terutama di musim hujan, warga sulit untuk bisa keluar, apalagi banyak juga siswa sekolah yang jatuh karena jalan yang rusak. Berkat bantuan Bapak Bupati, kami warga tempek Giri Sari bisa menikmati jalan ini,” ujar Budiantara. (bp/ken)













