JAKARTA, Balipolitika.com- Lembaga riset Muda Bicara ID baru saja merilis hasil survei nasional mengenai persepsi kepemimpinan daerah di mata generasi muda. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos secara mengejutkan menempati posisi puncak sebagai kepala daerah dengan kinerja paling memuaskan saat ini. Capaian politikus perempuan asal Indonesia Timur tersebut berhasil mengungguli dominasi tokoh-tokoh populer yang memimpin di Pulau Jawa.
Data survei periode Maret 2026 menunjukkan Sherly Laos memperoleh tingkat dukungan tertinggi sebesar 18,50 persen dari para responden. Angka perolehan tersebut menempatkan dirinya unggul di atas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang meraih dukungan 17,30 persen. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi harus puas menempati posisi ketiga dengan tingkat popularitas sebesar 17,10 persen.
Muda Bicara ID menyebut munculnya nama Gubernur Maluku Utara ini sebagai sebuah kejutan besar dalam peta politik nasional. Sherly dinilai sangat sukses membawa pendekatan pembangunan yang inklusif serta aktif menjalin komunikasi melalui kanal media sosial. Popularitasnya di kawasan Indonesia Timur kini mulai merambah secara masif ke tingkat nasional berdasarkan hasil penilaian para responden.
Tiga kepala daerah yang berada pada posisi teratas tersebut dianggap memiliki gaya kepemimpinan yang sangat adaptif terhadap perubahan. Mereka dinilai mampu menjawab berbagai ekspektasi pemuda dalam sektor pembangunan ekonomi kreatif maupun transformasi digital di daerah. Hasil riset ini juga memotret keinginan kuat anak muda terhadap hadirnya sosok pemimpin yang lebih responsif.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tetap mendapatkan sorotan besar melalui kebijakan transportasi publik serta pengelolaan tata kota yang modern. Meskipun menduduki peringkat kedua, publik menganggap mantan Sekretaris Kabinet ini sangat piawai dalam menangani isu-isu strategis di Jakarta. Selisih persentase dukungan yang sangat tipis menunjukkan persaingan antar kepala daerah kini berjalan sangat ketat.
Capaian positif dalam survei ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan daerah dari luar Pulau Jawa semakin diperhitungkan. Sherly Laos membuktikan bahwa kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat bawah mampu menarik simpati dari kalangan generasi z. Tren positif tersebut diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya performa kerja pemerintah provinsi Maluku Utara.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga terus mempertahankan basis massa melalui gaya komunikasi autentik yang sangat populer di internet. Tokoh yang akrab dengan sapaan KDM ini sering menunjukkan aktivitas blusukan langsung ke wilayah pelosok Jawa Barat. Pendekatan personal tersebut terbukti sangat efektif untuk menjaga kedekatan emosional dengan para konstituen muda di pedesaan. (BP/CHA).













