BADUNG, Balipolitika.com– Polda Bali dan Polres Badung mengidentifikasi dua pelaku diduga Warga Negara Asing (WNA) yang nekat membunuh bule Belanda, Rene Pouw (49 tahun) di depan Villa Amira No. 1, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 22.30 Wita lalu.
Sayangnya, dua pelaku pembunuhan berinisial DBLSA (35 tahun) dan KH (28 tahun) yang berkewarganegaraan Brazil itu berhasil kabur ke luar negeri beberapa jam setelah menghabisi nyawa Rene Pouw.
Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman dan Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan itu, Sabtu, 28 Maret 2026.
Duo WNA Brazil itu teridentifikasi berdasarkan alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP), rekaman CCTV, keterangan saksi, serta analisa teknologi.
“Kami telah mengidentifikasi dua pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka,” kata Kombes Adhi.
Berdasarkan penelusuran CCTV di sejumlah titik, polisi berhasil merekam pergerakan pelaku sebelum dan sesudah kejadian. Dari hasil analisa tersebut, wajah kedua pelaku dapat diidentifikasi secara jelas.
“Setelah kejadian, sekitar beberapa jam kemudian, tepatnya pada 24 Maret 2026 pukul 14.00 WITA, kedua pelaku diketahui sudah meninggalkan Indonesia melalui jalur penerbangan internasional,” jelasnya.
Polda Bali telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan instansi terkait lainnya untuk melacak perlintasan pelaku, termasuk negara transit dan tujuan akhir mereka.
Sebagai langkah lanjutan, polisi resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap kedua tersangka dan tengah mengajukan permohonan Red Notice melalui Interpol guna memperluas pengejaran hingga ke luar negeri.
“Nanti identitas lengkap dan foto pelaku akan disebarluaskan melalui DPO. Kami juga telah mengajukan Red Notice agar bisa dilakukan penangkapan di negara tujuan,” tegasnya.
Rene Pouw tewas mengenaskan dibunuh secara brutal saat keluar dari villa bersama kekasihnya, Pujiani (30 tahun) yang berdomisili sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Jalan Ekawalawiya IV, Legian, Kuta, Badung.
Rene Pouw dihabisi dua pria tak dikenal yang datang berboncengan mengendarai sepeda motor.
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS BIMC.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk yang cukup parah di sejumlah bagian tubuhnya.
Polisi memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang dari lokasi kejadian. (bp/ken)













