DENPASAR, Balipolitika.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., menyampaikan perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat melalui konferensi pers yang digelar di Pos Pendukung Nasional, Bandara Silangit, Tapanuli Utara, 30 November 2025.
Berdasarkan data sementara, total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang.
Tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi pencarian, pertolongan, logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak.
Menjadikan tragedi bencana di Pulau Sumatera sebagai refleksi, Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD PUTRI) Provinsi Bali menggelar pra Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 di Bali Tourism Media Center, Renon, Denpasar, Senin, 1 Desember 2025.
Ketua Umum DPD PUTRI Bali, I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha menegaskan bahwa Rakerda tahun ini menjadi agenda strategis untuk memperkuat peran PUTRI di seluruh kabupaten/kota se-Bali.
Cucu Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai itu menjelaskan pra-rakerda digelar untuk menjaring aspirasi anggota melalui diskusi offline dan online, salah satunya yang digelar di Dinas Pariwisata Provinsi Bali.
Upaya menjaring masukan juga dilakukan dengan mengundang para pemangku kebijakan dalam sesi “Ngobrol Bareng” PUTRI bertema Smart Tourism, Strong Community, Greener Bali yang akan dilaksanakan di Museum Pasifika, Nusa Dua, Selasa, 2 Desember 2025.
Dalam momentum ini, PUTRI Bali juga menunjuk Ketua PUTRI Tabanan dan Ketua PUTRI Karangasem yang selanjutnya akan dikukuhkan langsung di daerah masing-masing.
Inda Trimafo Yudha menerangkan langkah ini sebagai strategi memperkuat suara PUTRI hingga ke akar rumput di seluruh Bali sebab yang lebih memahami seluk beluk di masing-masing daerah adalah masing-masing individu yang bergelut di wilayah tersebut.
“Selama satu periode kami lebih banyak fokus di tingkat provinsi. Sekarang saatnya cabang-cabang kabupaten/kota se-Bali dimaksimalkan untuk menggerakkan agenda PUTRI secara lebih efektif,” ujar Inda Trimafo Yudha.
Lebih jauh ia menegaskan bahwa tema besar Rakerda 2025 berangkat dari keprihatinan atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah.
DPD PUTRI Bali ingin memastikan pariwisata tidak merusak ataupun mengeksploitasi alam, melainkan mendorong kesadaran menjaga lingkungan.
“Smart tourism bukan hanya digitalisasi, tetapi juga soal keselamatan, kualitas layanan, dan cara kita menjaga alam agar tetap menjadi daya tarik wisata,” tegasnya.
Inda Trimafo Yudha menambahkan komunitas pariwisata di Bali sangat kuat dan harus dimaksimalkan dalam mewujudkan Bali hijau.
“Manusia Bali adalah bagian dari destinasi itu sendiri. Kita ingin mengingatkan semua pihak agar menjaga lingkungan. Banyak anggota kami bisa menjadi role model, seperti Desa Pemuteran dan Jatiluwih. Ke depan ini harus diseragamkan sebagai gerakan bersama peduli alam,” tegasnya.
Merespons Tragedi Sumatera yang merenggut total korban meninggal dunia sementara mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang per Minggu, 30 November 2025, Inda Trimafo Yudha mengucapkan keprihatinan yang sangat mendalam.
“Kami mengucapkan keprihatinan yang sebesar-besarnya pada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir. Siapa sih yang mau (jadi korban, red)? Memang kekuatan alam itu tidak bisa dilawan oleh kepintaran manusia seperti apapun. Di sisi lain (faktanya, red) kita memang merusak atau menggunakan atau mengeksploitasi ugal-ugalan alam itu. Ayah saya selalu bilang pilihlah pemimpin yang bersahabat dengan alam dan itu saya tanamkan. Jadi kita mengangkat smart tourism itu mencakup semua: secara digital, smart secara secure and security tourism ini, baik dari pengguna jasa pariwisata, dari yang menjalankan usaha pariwisata, termasuk memudahkan mereka dalam berwisata. Dan for Bali greener. Intinya comunal strong community. Kita di Bali community-nya sangat strong, namun tetap kita harus garis bawahi bagaimana pariwisata yang pintar ini bisa menuju Bali yang hijau,” tegas Inda Trimafo Yudha. (bp/ken)













