DENPASAR, Balipolitika.com– Pasca mengikuti Upacara Penobatan atau Penumadegan Ida Cokorda Mengwi, Puri Ageng Mengwi di Pura Taman Ayun, Mangupura, Bali, Soma, Kliwon, Uye, Senin, 7 Juli 2025 lalu, Anak Agung Gde Agung yang Mabhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII dan Jero Istri (Nyonya Ratna Gde Agung) bergelar Ida Istri Mengwi, Rabu, 20 Agustus 2025 pagi akan mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.
Meskipun sudah sah secara niskala, Ida Cokorda Mengwi XIII dan Ida Istri Mengwi menunjukkan sikap kenegarawanan sejati dengan mengikuti mekanisme yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ida Cokorda Mengwi XIII dan Ida Istri Mengwi sebelumnya sudah mendaftarkan permohonan ganti nama ke Pengadilan Negeri Denpasar dan pada Rabu, 20 Agustus 2025 dijadwalkan mengikuti sidang.
“Jika permohonan disetujui, pemohon akan mendapatkan penetapan dari pengadilan. Setelah itu pihak pengadilan akan menugaskan kepada Disdukcapil Badung untuk melakukan pencatatan sesuai dengan ketetapan pengadilan. Pemohon, dalam hal ini Ida Cokorda Mengwi XIII dan Ida Istri Mengwi harus melaporkan perubahan nama ke Disdukcapil Badung paling lambat 30 hari setelah menerima penetapan pengadilan,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Arimbawa dikonfirmasi, Rabu, 20 Agustus 2025 pagi.
Diberitakan sebelumnya, Bhagawanta Puri Ageng Mengwi, Ida Pedanda Gede Putra Pemaron dan Ida Pedanda Gede Putra Kekeran membisikkan Bhiseka Ida Cokorda dan Jero Istri saat Mejaya-Jaya serangkaian Upacara Penobatan atau Penumadegan Ida Cokorda Mengwi, Puri Ageng Mengwi di Pura Taman Ayun, Mangupura, Bali, Soma, Kliwon, Uye, Senin, 7 Juli 2025.
Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung Mabhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII dan Jero Istri (Nyonya Ratna Gde Agung) bergelar Ida Istri Mengwi.
Demikianlah sepintas rangkaian Upacara Penobatan atau Penumadegan Ida Cokorda Mengwi disaksikan ribuan umat dan tamu undangan, termasuk tokoh-tokoh nasional serta Penglingsir Puri Sejebag Bali dan undangan penting lainnya.
Momentum langka ritual suci Bhiseka Ida Cokorda Puri Ageng Mengwi kembali digelar setelah 79 tahun lamanya atau terakhir dilaksanakan pada tahun 1946. (bp/ken)













