Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Ignatius Darmawan

  • Cerpen

    Budeng 

    “KAMU itu sudah terkena pelet sehingga tidak bisa melupakan perempuan penari itu.”  Suara ayahnya menggelegar. Menghantam kuping Markudut, sang anak…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    ARYA DAN PINTU ITU

    MALAM itu hujan turun seperti seseorang yang berlari sangat kencang dan dia lupa cara berhenti. Begitu deras, sesekali terdengar gemuruh…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Bahagia Menjadi Orang Tidak Penting 

    KITA hidup di zaman ketika percakapan terdengar seperti bisik-bisik kecurigaan. Di ruang kerja, di panggung seni, bahkan di lingkar pertemanan, terasa…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Pak Besar

    LELAKI itu membuka jendela rumahnya setiap pagi layaknya orang yang baru keluar dari kegelapan. Dia tinggal di dalam rumahnya sepanjang…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Ibu Tidak Pernah Sekolah

    SAAT masih SD aku penasaran pada Ibu yang tak pernah kudapati menulis dan berhitung.  Lalu Ibu mengaku tidak pernah sekolah. …

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Kardanis Mudawi Jaya

    SELAMAT JALAN IGNATIUS DARMAWAN Senin malam menyambangimu Katamu, esok dokter memutuskan Untuk pengambilan lendir-lendir Yang mencair di paru-paru Dalam suara…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Heru Patria

    CINGKRANG Sepasukan itik, tanpa berkutik, berbaris baik Menuju satu titik, dilarang berbalik Meski dunia jungkir balik, itik tak melirik Adanya…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Maria Utami

    Catatan Si Penanak Nasi Aku hanya penanak nasi di sudut ruang dalam rumah ini. Tapi kupunya indera mata juga telinga…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Parade Puisi Ni Komang Mutiara Dewi, Ni Wayan Margiani, Rety Wijayanti

    Puisi Ni Komang Mutiara Dewi: Lara tak Berujung Kepingan berselimut kelabu, Alunan melodi tak tentu arah, Sebab sembab menjadi obatnya,…

    Selengkapnya »
  • Esai

    Tubuh Buruh dalam Pergulatan Bahasa

    SEBELUM membicarakan gagasan, kita harus ingat satu hal paling dasar diri manusia, yaitu tubuh. Manusia ada karena memiliki tubuh. Tubuh…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!