Ignatius Darmawan
-
Sastra
Puisi-Puisi Heru Patria
CINGKRANG Sepasukan itik, tanpa berkutik, berbaris baik Menuju satu titik, dilarang berbalik Meski dunia jungkir balik, itik tak melirik Adanya…
-
Sastra
Puisi-Puisi Maria Utami
Catatan Si Penanak Nasi Aku hanya penanak nasi di sudut ruang dalam rumah ini. Tapi kupunya indera mata juga telinga…
-
Sastra
Parade Puisi Ni Komang Mutiara Dewi, Ni Wayan Margiani, Rety Wijayanti
Puisi Ni Komang Mutiara Dewi: Lara tak Berujung Kepingan berselimut kelabu, Alunan melodi tak tentu arah, Sebab sembab menjadi obatnya,…
-
Esai
Tubuh Buruh dalam Pergulatan Bahasa
SEBELUM membicarakan gagasan, kita harus ingat satu hal paling dasar diri manusia, yaitu tubuh. Manusia ada karena memiliki tubuh. Tubuh…
-
Esai
Melampaui Suara Lantang: Menjadi “Hadir” di Ruang Publik
The presence of others who see what we see and hear what we hear assures us of the reality of…
-
Sastra
Masa Mudaku Tak Pernah Kurasakan
RIM, seorang anak yang mengendarai kuda besi peninggalan kakaknya. Tangan kirinya memegang karung ukuran besar berwarna putih. Di tengah keramaian…
-
Sastra
Puisi-Puisi S. Sigit Prasojo
Rumah Tanpa Tanggal Lahir Aku tinggal di ruang yang tak pernah tahu kapan dibangun— seperti pertanyaan yang tidak dilahirkan…
-
Sastra
Ingatan dari Rahim Ibu
SEBELUMNYA aku tak tahu dunia itu seperti apa, karena sebelumnya aku hanya mendengar segalanya melalui rahim ibu. Aku berasal dari…
-
Sastra
Puisi-Puisi Ahmad Rizki
Duh, Mutia laki-laki dan perempuan adalah dua kabut yang berkabung dalam bahasa: sunyi yang berdesakan di halte bus kota sebuah…









