Sastra
-
Puisi-Puisi Budhi Setyawan
Sebuah Pagi yang Senja : untuk jokpin sebuah pagi yang baru menetas tiba tiba merasa amat tua lelah memberati tubuhnya…
Selengkapnya » -
Mbak Erna
DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Faris Al Faisal
MEJA DAN KURSI Suatu hari, di cafe dan resto Adakalanya kita menjadi meja dan kursi yang setia Menunggu sepasang kekasih…
Selengkapnya » -
Tadarus Warna, Tubuh, dan Kata
SAYA selalu percaya bahwa seni bukan sekadar peristiwa estetika, melainkan peristiwa batin. Ia tidak berhenti pada apa yang tampak di permukaan,…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Lusa Indrawati
Di Hari Permainan Dadu Di hari permainan dadu, kata menang disulap menjadi kalah takhta diguncang, martabat ditumbangkan. Di balik tawa…
Selengkapnya » -
Di Bawah Langit yang Sama
SORE ITU, langit Madiun berwarna jingga lembut. Matahari belum sepenuhnya tenggelam, tetapi cahaya yang memantul dari aspal Jalan Panglima Sudirman…
Selengkapnya » -
Budeng
“KAMU itu sudah terkena pelet sehingga tidak bisa melupakan perempuan penari itu.” Suara ayahnya menggelegar. Menghantam kuping Markudut, sang anak…
Selengkapnya » -
Topeng Dylan, Baja Hemingway, dan Cahaya Tagore
The wound is the place where the Light enters you (Jalaluddin Rumi) Panggung Tiga Maestro Ibaratkan dunia yang kita…
Selengkapnya »









