TEGALALANG, UBUD — Ashva Swiss-Belresort Ubud resmi menggelar grand opening di ballroom resor, Jalan Raya Gentong No. 123, Tegalalang, Ubud, Sabtu (5/9/2026). Berada di tengah lanskap hijau Ubud, resor ini menawarkan pengalaman menginap yang tidak hanya berfokus pada fasilitas, tetapi juga menghadirkan akses langsung ke lingkungan alam di sekitarnya melalui River Bridge to Rice Fields.
Jembatan tersebut menghubungkan area resor dengan kawasan persawahan di sekitarnya, memberikan akses bagi tamu untuk menikmati lanskap alam yang menjadi karakter kawasan Tegalalang dan Ubud.
Resort Manager Ashva Swiss-Belresort Ubud, David Primayadi, mengatakan lingkungan sekitar menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pengembangan resor. Menurutnya, pembangunan akomodasi perlu tetap mempertahankan karakter kawasan serta memperhatikan keberadaan masyarakat dan budaya lokal.
“Kami tidak ingin pembangunan justru menghilangkan karakter dan keindahan kawasan,” ujar David dalam konferensi pers grand opening.

Menurut David, lanskap, masyarakat lokal, dan budaya setempat merupakan unsur yang saling berkaitan dalam membentuk pengalaman wisata. Karena itu, keberadaan resor diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar tanpa mengesampingkan karakter alam yang menjadi daya tarik kawasan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari konsep Ashva Swiss-Belresort Ubud yang memadukan ruang menginap dengan pengalaman menikmati lingkungan sekitar. Resor ini memiliki 90 kamar dan suite serta empat paviliun kayu, dengan pilihan akomodasi mulai dari kamar seluas 40 meter persegi hingga suite seluas 106 meter persegi.
Sejumlah tipe kamar dilengkapi plunge pool pribadi dengan air hangat dan teknologi smart home. Pemanfaatan teknologi juga diterapkan pada sejumlah fasilitas kamar untuk memberikan kemudahan bagi tamu.
Chairman & President Swiss-Belhotel International, Gavin M. Faull, mengatakan penggunaan teknologi dalam hospitality tetap perlu berjalan beriringan dengan interaksi manusia.
“Digitalisasi bukan untuk menggantikan human connection,” kata Gavin.
Menurutnya, teknologi dapat membantu staf mengurangi pekerjaan administratif sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan tamu dan memahami kebutuhan mereka. Interaksi langsung, kata Gavin, tetap menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman hospitality, termasuk memperkenalkan keramahan dan unsur budaya lokal.

Selain akses menuju persawahan, Ashva Swiss-Belresort Ubud dilengkapi sejumlah fasilitas untuk mendukung kebutuhan rekreasi, kuliner, wellness, serta kegiatan pertemuan dan acara. Resor ini memiliki cascading infinity pool bertingkat dengan pemandangan lembah, The Petanu Pool Bar, Udupi Restaurant yang menyajikan hidangan India dengan dapur khusus vegetarian, serta Giwangkara All-Day Dining dengan pilihan hidangan internasional dan lokal.
Untuk kebutuhan pernikahan, pertemuan, dan kegiatan korporat, resor menyediakan D’vimala Grand Ballroom serta area outdoor. Ballroom tersebut memiliki kapasitas hingga 200 tamu untuk jamuan formal dan hingga 500 tamu untuk standing reception.
Kehadiran Ashva Swiss-Belresort Ubud menjadi bagian dari pengembangan Swiss-Belhotel International di Indonesia. Dengan lokasinya di kawasan Tegalalang, resor ini menawarkan pendekatan yang memadukan akomodasi, teknologi, pelayanan berbasis interaksi manusia, serta kedekatan dengan lanskap alam melalui River Bridge to Rice Fields.

Dalam rangka grand opening, Ashva Swiss-Belresort Ubud juga menawarkan potongan harga 25 persen melalui program Early Bird Offer bagi tamu yang melakukan reservasi langsung melalui situs resmi resor atau aplikasi Swiss-Belhotel International. Periode reservasi berlangsung hingga November 2026, dengan periode menginap hingga Maret 2027. (*)











