BULELENG, Balipolitika.com– Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sistem pembayaran di kalangan pedagang kecil.
Salah satu inovasi yang kini mulai banyak digunakan adalah Quick Response Code Indonesian Standard alias QRIS.
Sistem pembayaran digital ini dinilai mampu mempermudah proses transaksi antara pedagang dan pelanggan.
Salah satu pengguna QRIS adalah Buk Rahma, pemilik Warung Buk Rahma di mana ia mulai menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran sekitar satu bulan setengah yang lalu.
Menurutnya, penggunaan QRIS memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi karena tidak lagi harus menyediakan banyak uang tunai atau mencari uang kembalian.
“Jadi saya tidak perlu lari ke sana ke sini untuk menukar uang. Pelanggan bisa langsung membayar secara digital,” ujar Buk Rahma.
Buk Rahma menjelaskan bahwa pelanggan yang paling sering menggunakan pembayaran digital adalah mahasiswa dan anak muda.
Meskipun demikian, pembayaran tunai masih menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan oleh pelanggan di warungnya.
Keputusan menggunakan QRIS didasari oleh keinginan untuk memberikan layanan yang lebih praktis dan efisien.
Selain memudahkan pelanggan, sistem pembayaran digital juga dianggap mampu meningkatkan kenyamanan dalam bertransaksi.
Menurut Buk Rahma, penggunaan QRIS memberikan dampak positif terhadap kelancaran transaksi di warungnya.
Proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis sehingga dapat membantu memperlancar aktivitas jual beli. Ia juga berharap keberadaan QRIS dapat menarik lebih banyak pelanggan untuk berbelanja.
“Bagus sekali, memperlancar transaksi. Sekarang anak-anak juga lebih mudah belanja karena bisa langsung membayar secara digital,” katanya.
Warung Buk Rahma buka setiap hari mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita menjual berbagai jenis makanan dan jajanan, seperti tipat, rujak, sayur, gorengan, serta berbagai macam snack yang banyak diminati pelanggan.
Meskipun pembayaran digital mulai diminati, khususnya oleh generasi muda, penggunaan uang tunai masih mendominasi transaksi.
Namun, kehadiran QRIS menjadi langkah positif bagi pedagang kecil dalam mengikuti perkembangan teknologi dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam bertransaksi.
Dengan adanya QRIS, pedagang dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era digital. (bp/Diva Sehati Jawak/4B/Basindo/Undiksha)













