TABANAN, Balipolitika.com- Aparat Kepolisian Sektor Tabanan menyelidiki peristiwa kebakaran di Tabanan secara intensif. Amukan si jago merah melalap habis sebuah hunian tradisional pada Minggu malam. Musibah ini menimpa kediaman milik warga bernama I Nengah Alit Mustika.
“Kami bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga dan langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran,” kata Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati.
Kobaran api membubung sangat tinggi dari arah bagian belakang garasi mobil. Saksi mata melihat semburan api besar yang cepat menjalar ke bangunan utama. Warga sekitar lokasi kejadian panik lalu segera menghubungi dinas pemadam.
“Api pertama kali terlihat menyembur dan sudah besar di belakang garasi mobil selanjutnya kami langsung menghubungi petugas pemadam,” tutur saksi mata I Nyoman Putra Widnyana kepada polisi.
Tiga unit armada mobil pemadam kebakaran tiba dengan sangat cepat di tempat kejadian. Petugas pemadam bersama personel kepolisian bahu-membahu menjinakkan kobaran api yang besar. Tim penyelamat berhasil mengendalikan situasi sekitar dua jam setelah api berkobar.
“Pihak kepolisian mengamankan area sekitar lokasi agar warga tidak mengganggu jalannya proses pemadaman api tersebut,” jelas Kapolres.
Amukan si jago merah meratakan rumah joglo megah berlantai dua milik korban. Satu unit bangunan rumah biasa lantai satu juga ikut terbakar habis. Amukan api juga menghanguskan satu unit mobil mewah merek Ford.
“Satu unit sepeda motor dan beberapa benda lain berharga milik korban juga belum bisa kami identifikasi secara rinci,” papar Kapolres.
Petugas kepolisian langsung memasang garis polisi di tempat kejadian perkara tersebut. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keaslian lokasi guna kepentingan penyelidikan mendalam. Polisi mengumpulkan bukti material penting dari sisa-sisa bangunan yang hangus.
“Tim Inafis Polres Tabanan akan segera menggelar olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab utama kebakaran,” beber Kapolres.
Penyidik belum bisa meminta keterangan resmi dari korban pemilik rumah joglo. Kondisi psikologis korban saat ini masih mengalami trauma berat akibat musibah. Polisi menanti kondisi kesehatan korban pulih total untuk melengkapi berkas.
“Kami belum dapat menaksir total nilai kerugian material secara pasti karena korban masih dalam kondisi syok berat,” katanya lagi.
Kepala Kepolisian Sektor Tabanan memimpin langsung seluruh proses penanganan awal di lapangan. Anggota satuan lalu lintas juga sibuk mengatur kelancaran arus kendaraan warga. Seluruh rangkaian evakuasi material berjalan dengan aman tertib dan lancar.
“Kami tetap berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sudimara agar selalu kondusif pasca kebakaran hebat ini,” pungkasnya. (BP/CHA).












