LABUAN BAJO, Balipolitika.com- Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah sehari setelah hari suci Natal di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, 26 Desember 2025 menyisakan duka mendalam bagi Valencia CF, klub sepak bola profesional Spanyol yang berbasis di Kota Valencia yang didirikan sejak 1919.
Pelatih Valencia CF Women B, Martin Carreras Fernando serta tiga orang anaknya, yakni Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Liam, dan Martinez Ortuno Enriquejavier diketahui menjadi korban kecelakaan tersebut.
Tragedi itu diunggah melalui akun resmi Valencia CF dan RFEF di X dikutip dari Emol, Minggu, 28 Desember 2025.
“Valencia CF sangat berduka atas kematian Fernando Martin, pelatih Valencia CF Women B dan tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” tulisnya.
Melalui rilis resmi yang diterima redaksi, Tim SAR Gabungan yang melaksanakan pencarian hari ke dua terhadap 4 orang WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Jumat, 26 Desember 2025 mulai menemukan tanda-tanda penemuan badan dan serpihan badan kapal KM Putri Sakinah.
“Tim SAR Gabungan yang menggunakan Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, Kapal KPC Ditpolair Polda NTT melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian di Perairan Utara Pulau Padar sejak pagi hari hingga pukul 18.00 Wita,” terang Fathur Rahman Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
“Hasil pencarian hari kedua ini ke-4 Korban WNA Spanyol masih terus dilakukan pencarian dan hari ini juga kami menemukan barang tabung gas milik KM Putri Sakinah Pada Pukul 09.45 Wita, Pukul 09.57 Wita Tim menemukan alah satu serpihan atau puing kapal KM Putri Sakinah, Pukul 12.35 Wita Tim kembali menemukan body kamar nahkoda, seluruh penemuan barang dan serpihan kapal dibawah radius 5 Nautical Mile dari lokasi kejadian.”
“Beberapa penghambat pencarian korban WNA Spanyol dianataranya gelombang tinggi sekitar 0.25 Meter- 1.5 Meter, arus yang cukup kuat di sekitar Perairan Pulau Padar serta hujan lebat yang mengurangi jarak pandang namun tidak menurunkan semangat Tim SAR Gabungan dalam proses pencarian, Pencarian hari ketiga terhadap 4 orang WNA Spanyol dilanjutkan esok hari,” tandas Fathur di akhir wawancara.
Tim SAR Gabungan dari Kom Maumere juga telah melalukan beberapa check dan rechek terhadap data manifest ke-4 WNA Spanyol dan didapatkan beberapa perbaikan yaitu ke-4 korban terdiri dari suami (ayah), 1 anak perempuan, dan 2 anak laki-laki korban, sedangkan yang selamat merupakan istri korban, 1 anak perempuan korban, jadi total warga WNA Spanyol keseluruhan yang merupakan 1 keluarga berjumlah 6 orang.
Identitas korban selamat terdiri atas Lukman (kapten), Muhamad Rifai (ABK), Muhamad Alif Latifa (ABK), Rahimullah (ABK), Valdus (Guide), Ortuno Andrea (penumpang/Spanyol), Mar Martinez Ortuno (penumpang/Spanyol).
Sementara itu korban yang sedang dalam pencarian terdiri atas Martin Carreras Fernando (Spanyol), Martin Garcia Mateo (Spanyol), Martines Ortuno Maria Lia (Spanyol), dan Martines Ortuno Enriquejavier (Spanyol). (bp/ken)













