BADUNG, Balipolitika.com– Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kabupaten Badung menggelar pendidik politik (dikpol) di Hotel Zizz, Jalan Mudu Taki V No.2, Tegal Jaya, Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu, 26 Oktober 2025.
Memperkuat pilar kebangsaan Indonesia, dikpol yang mengusung tema “Peningkatan Kualitas Kader dan Perkuat Konsolidasi Menuju Kemenangan Partai Gerindra pada Pemilu 2029” itu menghadirkan Tim Akademisi Universitas Udayana, yakni Dr. I Nengah Punia, M.Si. dan Yessi Yolanda Sarah Br. Tarigan, S.I.P., M.I.P.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Badung untuk berdisiplin sebelum masuk ranah partai politik (khususnya Gerindra, red). Harus ada kualitas, ada loyalitas terhadap kader itu sendiri sehingga bisa memperkuat fondasi partai. Yang utama adalah Partai Gerindra sangat terbuka kepada masyarakat Kabupaten Badung dan seluruh Indonesia. Bukan semata-mata partai bernafas pada keluarga. Jadi, partai ini sangat terbuka untuk memajukan daerah, memajukan provinsi, dan memajukan bangsa Indonesia,” tegas Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Badung, I Wayan Disel Astawa, S.E., Minggu, 26 Oktober 2025.
“Bapak Presiden berkata bahwa setiap orang harus mempunyai sikap dan pribadi membantu banyak orang. Apabila tidak bisa membantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau tidak bisa beberapa, bantulah satu orang. Apabila tidak bisa membantu satu orang minimal jangan sakiti orang lain,” imbuhnya.
Target Tambah Kursi Legislatif
Pada keikutsertaan yang pertama di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, Partai Gerindra Badung berhasil merebut 4 kursi DPRD Badung.
Jumlah ini hilang setengahnya atau hanya tersisa dua di Pileg 2019 dan kembali menjadi 4 kursi di Pileg 2024 alias naik 100 persen.
Menyongsong Pileg 2029 atau Pileg 2031 mendatang, DPC Partai Gerindra menargetkan kenaikan kursi hingga 150 persen atau dari 4 menjadi 10 kursi untuk mengawal program pemerintah pusat sampai dengan maksimal ke Kabupaten Badung.
“Kenaikan 2 kursi di Pileg 2024 menandakan bahwa masyarakat menaruh harapan besar terhadap Partai Gerindra di Kabupaten Badung. Harapan kami dan target kami ke depan ada peningkatan menjadi 8 hingga 10 kursi di 6 kecamatan. Kita bisa maju kalau ada perubahan,” ungkap Disel Astawa.
Lebih jauh, Disel menekankan bahwa siapa pun Warga Negara Indonesia (WNI) boleh mendaftarkan diri sebagai kader Partai Gerindra sepanjang sudah memenuhi sejumlah kriteria.
Kriteria utama dimaksud antara lain menyangkut umur harus di atas 17 tahun.
“Saya pribadi tidak pernah memandang orang kaya atau miskin, yang penting niat dan loyalitasnya. Tujuan digelarnya pendidikan politik ini adalah peningkatan kualitas kader. Kualitas dan loyalitas tidak ditentukan dan tidak dinilai dari kekayaan atau uang, melainkan dinilai dari kepribadian seseorang untuk menuju sebuah kemajuan. Saya melihat banyak generasi muda yang lebih banyak di pelatihan ini, khususnya kepengurusan PAC Partai Gerindra Kabupaten Badung,” tandasnya memberikan apresiasi.
“Bagi masyarakat Badung yang ingin bergabung bersama kami di Partai Gerindra bisa datang langsung ke PAC, datang ke DPC langsung boleh, datang ke anggota Fraksi Gerindra di DPRD Badung juga boleh, langsung ke DPD Partai Gerindra Bali juga boleh,” tutup Disel Astawa. (bp/ken)













