TABANAN, Balipolitika.com- Tragedi minggu pagi di Tabanan. Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan langsung membuka Laporan Polisi (LP) dengan nomor LP/A/913/XI/2025/SPKT.SAT LANTAS POLRES TABANAN/POLDA BALI, Minggu (9/11). Tindakan ini dilakukan menyusul kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Denpasar–Gilimanuk yang merenggut nyawa Mohamad Khoirul Anwar, 28 tahun. Polisi kini mulai menyelidiki peran pengemudi truk tronton Hino yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 Wita di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri. Korban yang mengendarai Honda GL bernomor polisi P-6743-WO, semula datang dari arah barat menuju timur, searah dengan truk tronton. Ia berniat membantu motor rekannya yang mogok.
“Kami sudah menerbitkan laporan polisi dan segera melakukan proses penyelidikan menyeluruh. Semua pihak terkait akan dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkap Kompol I Nyoman Sukadana, Kepala Polsek Kediri.
Saat di lokasi kejadian, korban Khoirul Anwar mencoba mendorong motor Honda Tiger yang rusak koplingnya menggunakan kaki kanan. Manuver berisiko tinggi ini ternyata membuat pengendara kehilangan kendali sepeda motornya. Pria asal Banyuwangi itu lalu terjatuh ke bagian kanan, tepat pada jalur lintasan kendaraan.
“Pengendara sepeda motor Honda GL tiba-tiba hilang keseimbangan saat mendorong motor lain, kemudian jatuh ke kanan. Jarak sangat dekat dengan truk tronton Hino yang melaju di belakangnya,” jelas Kompol Sukadana.
Truk tronton Hino bernomor polisi DK-8676-BU yang dikemudikan oleh Ribut Hariyanto, 52 tahun, tidak dapat menghindar. Korban terlindas oleh roda belakang kiri truk tronton tersebut, menyebabkan cedera kepala parah yang merenggut nyawanya di tempat kejadian. Polisi segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti di lokasi.
“Pengemudi truk sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Meskipun faktor utama adalah kelalaian korban, kami tetap menguji kelaikan jalan truk tronton itu,” tambahnya.
Kondisi Ribut Hariyanto, pengemudi truk tronton, dilaporkan selamat secara fisik, tetapi sangat shock akibat insiden maut yang dialaminya. Polisi juga sudah mencatat keterangan saksi, termasuk Dewa Nyoman Ariana dan Rengga Wahyu Prasetyo, yang berada di sekitar TKP. Polisi terus menekankan pentingnya kewaspadaan saat berkendara.
“Semua pengguna jalan harus selalu fokus dan menghindari distraksi atau tindakan tidak aman. Keselamatan diri kita adalah tanggung jawab utama saat berada di jalan raya,” pungkasnya. (BP/CHA).












