NASIONAL, Balipolitika.com – Tragedi berdarah bikin bulu kuduk merinding, mengguncang Kabupaten Malaka, NTT!
Teka-teki penemuan mayat Antonius Nana (47), yang sudah tinggal kerangka di sebuah hutan akhirnya terbongkar dengan fakta yang sangat biadab. Pria malang tersebut ternyata mengalami pembunuhan secara sadis oleh tiga anaknya sendiri!
Ketiga pelaku adalah YDA (27, anak tiri), serta ADN (18) dan AN (17) yang merupakan anak kandung korban. Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Dominggus Duran, membongkar kronologi pemb*nuhan berencana yang sangat dingin ini.
Semua bermula saat korban baru saja menginjakkan kaki kembali ke rumah setelah merantau dari Malaysia. Alih-alih rindu, korban justru terlibat cekcok hebat dan memaki istrinya dengan kata-kata kotor. Tak terima ibunya mengalami penghinaan, YDA (anak tertua) pasang badan hingga berujung pada duel maut.
Puncak kebiadaban terjadi keesokan harinya saat korban kembali ke rumah. YDA menghantam leher korban dengan balok kayu hingga tersungkur, lalu tendangan brutal dari ADN sampai korban pingsan.
Melihat sang ayah tak berdaya, ketiga anak ini bukannya membawa ke rumah sakit, melainkan kompak bergotong-royong memanggul tubuh sang ayah ke sebuah kali mati sejauh 500 meter di belakang rumah untuk mereka kubur hidup-hidup!
Ngerinya, saat hendak masuk ke liang lahat, YDA melihat ayah tirinya itu ternyata masih bernapas. Tanpa belas kasihan, YDA langsung mencabut parang dan mengg**ok leher ayahnya sebanyak dua kali hingga tewas seketika, sementara si anak bungsu (AN) bertugas menggali lubang kuburannya!
Aksi rapi mereka sejak April, akhirnya runtuh setelah warga menemukan tulang-belulang korban pada 12 Mei 2026. Kini, YDA dan ADN sudah resmi memakai baju tahanan oranye dan terancam membusuk di penjara selama 15 tahun. Sementara si bungsu AN masih dalam pemeriksaan intensif bersama Bapas Kupang. (BP/OKA)













