BALI, Balipolitika.com – Warga Banjar Tengah, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana geger dengan temuan sepeda motor dan mayat di simpang tiga wilayah setempat, Rabu (30/7) pagi.
Jenazah tersebut IKAA (29) asal Desa Air Kuning. Peristiwa tersebut dugaan karena kecelakaan tunggal dan korban alami cidera kepala berat (CKB).
Menurut informasi, peristiwa kecelakaan terjadi saat dini hari, Rabu (30/7). Sesuai hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang polisi lakukan, sepeda motor GL Pro nomor polisi P 5633 VM datang dari arah selatan menuju utara di simpang tiga wilayah setempat.
Kemudian, sepeda motor yang korban kemudikan, bergerak lurus keluar badan jalan melintasi rumput lalu menyerempet sisi timur sanggah di sekitar TKP.
Selanjutnya, sepeda motor menabrak tembok pagar mini market yang berada di sebelah utara parit. Kemudian pengendara dan motor jatuh dan terendam di dalam saluran irigasi yang lokasinya di utara jalan.
Akibat kejadian tersebut, motor mengalami sejumlah kerusakan mulai dari sok depan bengkok, velg depan bengkok, posisi stang bengkok, pangger kiri belakang penyok, tangki kiri dan atas penyok.
Kemudian, bagian sisi timur sanggah tergores dan beton tembok pagar mini market di TKP pecah. Sementara, pengendara sepeda motor yang terendam di saluran irigasi, mengalami cidera kepala berat (CKB) akibat benturan yang keras.
Kemudian juga mengeluarkan darah dari telinga kiri, luka pada kelopak mata kiri, siku kiri luka, luka di bibir, punggung bagian kiri lecet meninggal dunia di TKP.
“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP karena CKB. Untuk sementara dugaan karena kecelakaan tunggal,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan.
Dia menyebutkan, peristiwa tersebut pertama kali tahu, seorang warga yang sedang melakukan olahraga pagi.
Setelah itu kemudian laporan ke pihak kepolisian. “Sudah olah TKP dan kita masih lakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut,” tandasnya. (BP/OKA)












