TABANAN, Balipolitika.com– Beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan rekaman video amatir dugaan perselingkuhan dua sejoli berbaju hitam di sebuah villa di Bali.
Video dan foto-foto penggerebekan keduanya menghiasi lini-lini media sosial dan mengundang reaksi pro kontra.
Kasus ini semakin heboh karena sosok perempuan dalam video tersebut digerebek oleh suami, anaknya, serta kerabatnya sendiri.
Permohonan maaf terus disampaikan oleh si perempuan sementara di sisi lain sang suami yang mengenakan helm tampak sangat emosional mendapati istri sahnya bersama pria lain di atas ranjang.
Usut punya usut perempuan berbaju hitam itu adalah seorang dokter spesialis mata yang bertugas di salah satu rumah sakit ternama di Tabanan.
“Bergetar katanya kemarin RS XXX. Nonton video ibu dokter digerebek. Suaminya Bu Dokter seorang PNS. Itu yang gondrong anaknya. Namanya Dokter XXX. Dia tidak tahu jika cowok itu sedang banyak kasus mungkin,” ucap salah seorang sumber Redaksi Balipolitika.com.
Dalam penelusuran diketahui bahwa perempuan berbaju hitam itu berinisial dr. NWS, M.Biomed, Sp.M.
Sebagai seorang dokter spesialis mata alias oftalmologis, dr. NWS, M.Biomed, Sp.M. sehari-hari praktik di sejumlah rumah sakit di Tabanan.
Beberapa hari sebelum digerebek, tepatnya pada Sabtu, 11 Oktober 2025, dr. NWS, M.Biomed, Sp.M. selaku PKRS dan SMF Mata RSUD Tabanan diketahui sempat menjadi narasumber kegiatan Penyuluhan Computer Vision Syndrome (CVS) dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) 2025.
Pada saat itu dr. NWS, M.Biomed, Sp.M. menjelaskan Computer Vision Syndrome (CVS) disebabkan oleh posisi buruk saat penggunaan komputer, silau atau pantulan, gambar kabur atau gambar yang terlalu redup atau terlalu terang, penggunaan kacamata yang tidak sesuai dengan posisi dan jarak pengguna dari layar.
dr. NWS, M.Biomed, Sp.M. juga menjelaskan gejala-gejala Computer Vision Syndrome antara lain penglihatan ganda, penglihatan buram, nyeri kepala, mata lelah, mata merah dan berair serta nyeri leher dan punggung. (bp/tim)













