BADUNG, Balipolitika.com- Kepolisian Resor Badung kini memfokuskan penyelidikan pada sejumlah tato mencolok yang melekat pada tubuh jasad Mr. X. Korban ditemukan warga dalam kondisi terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti pada Selasa sore pekan ini. Polisi sangat berharap publikasi mengenai ciri khusus tersebut dapat mempercepat proses identifikasi identitas pria malang tersebut.
“Kami melakukan penyelidikan secara intensif termasuk mengidentifikasi ciri khusus pada tubuh korban berupa sejumlah tato yang ditemukan,” ujar Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, Rabu (13/5/2026).
Petugas menemukan tato bergambar mahkota yang terletak pada bagian dada sebelah kiri tubuh korban tersebut. Lengan sebelah kiri pria itu juga memiliki rajahan permanen berbentuk lingkaran dengan simbol bintang segi lima. Polisi menilai bahwa kombinasi gambar unik ini merupakan petunjuk kuat untuk melacak riwayat kehidupan sang korban.
“Kami berharap masyarakat yang mengenali ciri tersebut memberikan informasi kepada kepolisian guna membantu proses pengungkapan identitas korban,” tuturnya.
Tatto Dipunggung, Kunci Ungkap Identitas Korban

Pada bagian punggung sebelah kiri atas korban terdapat tato bertulisan huruf dan angka yang cukup spesifik. Rajahan tersebut memuat tulisan “D32N” serta “C2SP3R” yang berada di dalam sebuah lingkaran berbentuk bunga. Detail ornamen ini menjadi bahan dokumentasi penting bagi tim identifikasi untuk disebar ke berbagai kanal informasi publik.
“Asistensi dari Wakapolda Bali dan Tim Labfor menunjukkan keseriusan Polri dalam mengungkap setiap kasus yang menjadi perhatian masyarakat,” katanya.
Kondisi tubuh pria tanpa identitas tersebut sudah mengalami pembusukan cukup parah hingga mencapai sekitar tujuh puluh persen. Tim Laboratorium Forensik Polda Bali bersama Satuan Reserse Kriminal terus menyisir area persawahan demi mengumpulkan barang bukti tambahan. Kehadiran Wakapolda Bali Brigjen Polisi I Made Astawa secara langsung memastikan bahwa seluruh proses hukum berjalan profesional.
“Seluruh proses penyelidikan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku agar fakta terkait penemuan jasad ini segera terungkap,” ujarnya.
Warga Desa Darmasaba awalnya mencium aroma busuk yang menyengat saat melintasi jalur persawahan menuju area Pura Mukti. Penelusuran warga kemudian menemukan bagian lutut manusia yang menyembul dari dalam tanah pada kedalaman yang tidak terlalu dalam. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban dalam posisi meringkuk untuk dibawa menuju kamar jenazah.
“Kami berkomitmen melakukan penanganan secara profesional dan mendalam agar identitas maupun penyebab kematian jasad ini segera terungkap,” bebernya.
Aparat menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat tidak menyebarkan spekulasi liar yang belum terbukti kebenarannya di media sosial. Kerjasama antara warga dengan pihak berwenang melalui layanan Polri 110 akan sangat membantu penuntasan perkara kriminal ini. Tim medis masih berupaya keras menentukan penyebab pasti kematian meskipun kondisi jasad korban sudah sangat memprihatinkan.
“Dukungan informasi dari masyarakat sangat kami perlukan agar kasus penemuan jasad ini dapat segera tertangani secara tuntas,” tutupnya. (BP/CHA).











