BALI, Balipolitika.com – Sebuah mukjizat nyata terjadi di Tegallalang, Gianyar!
Sempat membuat panik keluarga dan warga sekampung, karena hilang misterius sejak Jumat malam, Pekak I Made Yuda (63), warga Banjar Tangkas, Desa Kenderan, akhirnya berhasil ketemu dalam kondisi bernapas dan selamat pada Sabtu (16/5) siang.
Drama hilangnya Pekak Yuda bermula, ketika ia pamit meninggalkan rumah pada Jumat (15/5) siang sekitar pukul 13.00 WITA. Tujuan pekak sangat mulia, yakni pergi ke tegalan miliknya untuk mencari biukukung (salah satu sarana perlengkapan upacara adat Bali).
Namun, hingga malam gelap gulita, Pekak Yuda tidak kunjung menapakkan kaki di rumah. Khawatir terjadi sesuatu, sang anak, I Made Weda, bersama warga setempat langsung bergerak melakukan penyisiran malam itu juga.
Di tengah keheningan tegalan, warga sempat berdebar, karena hanya menemukan sandal jepit dan payung milik korban yang tertinggal. Pencarian pun sempat buntu hingga pukul 02.00 dini hari.
Titik terang baru muncul pada Sabtu pagi, setelah pihak keluarga melapor ke Polsek Tegallalang dan BPBD Gianyar. Saat menyisir kawasan sekitar, seorang warga bernama I Made Astina Putra mendadak menemukan blakas (pisau besar Bali) milik korban tergeletak di pinggir jurang kawasan Sungai Petanu yang curam.
Benar saja, saat mata warga mengarah ke dasar jurang, Pekak Yuda terlihat sedang terbaring lemas di dekat aliran sungai dalam kondisi masih hidup! Medan jurang yang terjal, tak menyurutkan semangat gotong-royong warga.
Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan krama Desa Kenderan nekat turun menggunakan tali untuk menjangkau posisi korban. Tak lama kemudian, Tim BPBD Gianyar Regu D tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi taktis.
Tepat pukul 11.40 WITA, Pekak Yuda berhasil diangkat dari dasar jurang dan langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar. (BP/OKA)












