I Nyoman Wirata
-
Esai
DARI SEKUNTUM LILY HINGGA SEBATANG LIPSTIK
“If you have two loaves of bread, sell one and buy a lily.” — Elbert Hubbard KUTIPAN ini mengingatkan kita bahwa…
-
Sastra
Puisi-Puisi I Nyoman Wirata
MENU PERNIKAHAN SEORANG PEMULUNG 1/ apa menu ini hari pada pesta pernikahanmu sebutlah juga aku dalam undangan sebut saja dengan…
-
Sastra
Puisi-Puisi Alit S. Rini
KOLONI HEDON Vibrasi buruk yang menggayut di udara Menetaskan koloni hedon Di pergerakan musim Menjalari waktu Serupa gerombolan entitas Pengganggu…
-
Sastra
Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS
KAU YANG MENEMANI kepada kau yang menemani malam mingguku; cukuplah waktu jadi kawan dan sekadar makan lalu susun percakapan tentang…
-
Puisi
Puisi-Puisi I Nyoman Wirata
KAPAL SELAM Jejaknya bergelombang. Menghantam karang lautku. Menghentak pintu tidur. Menjelma hiu liar di saat sepi sendiri. Kapal hitam jejaknya…
-
Sastra
Puisi-Puisi Nuryana Asmaudi SA
KAMBING DAN DAUN MUDA “Jangan renggut tunas-daun muda,” tutur angin kepada kambing keluyuran di ladang persemaian “biarkan tumbuh menjadi pohon…
-
Sastra
Puisi-Puisi Moch Satrio Welang
SULAMAN SAGA mata tua yang renta cemas mengemas hari malam ini pun sama, menatap pintu begitu dingin tak ada yang…
-
Sastra
Puisi-Puisi Rambu Raina Paranggi
Uma Mbatangu Di tanah Sumba yang kaya budaya, Berdiri megah Uma Mbatangu, Rumah adat atas atap menjulang tinggi, Mencapai langit,…
-
Sastra
Puisi-Puisi Zajima Zan
Orang-orang Aikmel Leluhur kami orang lang-lang, prajurit Selaparang yang mengikat dendam di kening yang melingkarkan mantra-mantra di sarung kelewang Ketika…
-
Puisi
Puisi-Puisi Gm. Sukawidana
UPACARA KELAHIRAN (1) itu matahari menanjak sampai ke puncak meru di padang kuru lahir bayang anak lanang menunggang kuda dewa…









