Handy Saputra
-
Sastra
Puisi-Puisi Rezqie M.A. Atmanegara
MAKRIFAT AIR dengan sekali hela air-Mu terseraklah separuh bumi berhamburan manusia laksana huruf-huruf alif membentuk kalam-Mu yang agung Maha Kuasa…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Emi Suy
Konsisten Jam dinding berteriak, “setiap detik punya makna,” katanya. Ia menggiring waktu seperti gembala, menuntun langkahmu tanpa henti, meski tak…
Selengkapnya » -
Sastra
Parade Puisi Ika Permata Hati, Mira MM Astra, Khairani Piliang
Ika Permata Hati: ENDOMETRIOSIS (YANG KEMBALI YANG TAK PERNAH PERGI) dia kembali mengaburkan batas-batas sakit yang pernah tertulis dalam kitab…
Selengkapnya » -
Puisi
Puisi-Puisi Bima Yuswa
Ngaben kita terlahir dari perut dermaga ditolong tangan bidan tua, nama-nama yang kelak berpulang—dilarung dengan bahasa ombak lihatlah sebelum biduk…
Selengkapnya » -
Sastra
Topeng, Cermin, dan Kepingan Diri
You wear a mask for so long, you forget who you were beneath it. (Alan Moore) DI JALANAN metropolitan ini,…
Selengkapnya » -
Sastra
Bojog Wraspati Kliwon
MALAM MINGGU kemarin aku ikut teman-teman memenuhi undangan bazar dari kelompok pemuda di kampung seberang. Rencananya aku tak ikut. Sebab…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Ihsanjarot
Ruang-Ruang di Tulang Belakang di tubuhku ada beberapa ruang tempat orang-orang singgah dan berdiam menjadi tempat merebah berkeluh-kesah dan menyerah.…
Selengkapnya » -
Esai
Puisi, Manusia, dan Mesin
“Mesin, berikan kartu nasibku hari ini” (Sungai Mississippi, Frans Nadjira) Ada masa ketika puisi hanya lahir dari keheningan.…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman
Wujud Sunyi Umat Manusia : Arthur Rimbaud “dalam diriku telah pudar semua harapan kemanusiaan,” ucapmu yang kini nyaris melanda umat…
Selengkapnya »









