BADUNG, Balipolitika.com– Dukung kreativitas generasi muda, Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Wijaya, S.E. yang juga mengemban amanat sebagai Bendesa Adat Tanjung Benoa membuka secara resmi lomba layang- layang bertajuk “Akasha Kreeda Kites Festival”, Minggu, 5 Oktober 2025.
Diikuti 865 peserta, lomba layang-layang yang diprakarsai Sekehe Teruna (ST) Yowana Yadnya Patni, Banjar Anyar, Desa Adat Tanjung Benoa itu digelar di Pantai Tanjung Benoa, Kuta Selatan.
Made Wijaya sangat mengapresiasi generasi muda yang tergabung dalam ST Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar Desa Adat Tanjung Benoa yang telah melaksanakan lomba layang-layang ini secara rutin dan didukung seka teruna di setiap banjar se-Desa Adat Tanjung Benoa.
“Mereka, sekaa teruna, menggelar lomba layang-layang rutin setiap tahun dengan mengundang beberapa komunitas pecinta layang-layang. Pemerintah dan publik sudah mengetahui bahwa Pesisir Tanjung Benoa memungkinkan untuk pelaksanaan lomba layang-layang seperti ini,” ungkap Made Wijaya memberikan dukungan penuh.
Yonda sapaan akrab Made Wijaya menegaskan pihaknya selaku pengayah bersama seluruh jajaran di Desa Adat Tanjung Benoa sangat mendukung seluruh program generasi muda yang positif.
“Melayangan ini adalah tradisi yang wajib untuk dilestarikan. Kami bangga dan berterima kasih juga kepada prajuru di Banajr Anyar serta sekaa teruna sehingga lomba layang-layang ini dapat berjalan lancar,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Lurah Tanjung Benoa, I Wayan Sudiana yang menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya lomba layang-layang ini secara berkesinambungan.
“Ini akan menjadi event yang sangat bagus lagi jika setiap banjar yang ada di Tanjung Benoa melalui sekaa terunanya juga melaksanakan lomba seperti ini,” ungkap Sudiana.
Nyoman Alit Rajata selaku Kaling Banjar Anyar didampingi petajuh adat dan kelian Adat Banjar Anyar, I Ketut Milih dan Wayan Sumerta menyatakan terima kasih kepada pihak kelurahan dan Desa Adat Tanjung Benoa yang telah mendukung dan mendampingi kegiatan lomba layang-layang Sekaa Teruna Yowana Yadnya Patni, Banjar Anyar, Desa Adat Tanjung Benoa.
“Dengan kegiatan lomba ini kami berharap dapat dapat meningkatkan kegiatan anak-anak kami di lingkungan adat, serta semoga terus bekelanjutan. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak termasuk peserta yang telah mensupport lomba layang – layang ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua ST. Yowana Yadnya Patni, I Wayan Wita Merta menjelaskan lomba layang -layang ini diikuti 865 peserta dengan 18 katagori layangan.
“Hadiah yang diperebutkan berupa piala, piagam serta uang tunai sebagai motivasi.
“Kami melaksanakan lomba layangan ini karena melihat potensi tempat yang sangat memungkinkan yakni Pantai Timur Tanjung Benoa. Ini merupakan agenda rutin di Sekaa Teruna Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar,” tegasnya. (bp/ken)













