cerpen
-
Sastra
BERBISIK LALU MERAUNG
APAKAH mungkin pohon mampu membunuh manusia? Apakah mungkin ada pohon yang jahat? Tentu pohon tidak bisa bergerak, kecuali diganggu angin,…
-
Sastra
TUMBAL
SEBELUM aku melepaskan pakaian sekolah dari tubuhku, bapak tiba-tiba muncul dari dapur. Tangan kanannya menggenggam sebuah sabit berkilau dan dua…
-
Sastra
Dari Puerto Rico, Satrio Welang Luncurkan Dua Buku Tunggal Perdana
SAN JUAN, PUERTO RICO, Balipolitika.com– Meski tengah berada jauh dari tanah air untuk bekerja di kapal pesiar dan mengarungi samudra lintas…
-
Sastra
Ia Pergi Sebelum Bilasan Terakhir
KRESEK warna hitam ukuran sedang berada di tangan kirimu. Kau pegang dengan kuat. sementara tangan kananmu memegang totebag ukuran sedang…
-
Sastra
Sutasoma di Kaki Putra Dewi Winata
AKU menuliskan kalimat ini pada suatu tengah malam di atas lembar-lembar daun tal. Kalimat yang tercetus setelah Mpu Bahula menjengukku lewat…
-
Sastra
Mbak Erna
DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,…
-
Cerpen
Budeng
“KAMU itu sudah terkena pelet sehingga tidak bisa melupakan perempuan penari itu.” Suara ayahnya menggelegar. Menghantam kuping Markudut, sang anak…
-
Sastra
AKU YANG HARUS PULANG
AKU pindah ke kota D bukan karena pekerjaan. Setidaknya bukan semata-mata karena pekerjaan. Setelah lulus SMA aku sudah ditawari sahabat Ayah…









