Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

cerpen

  • Sastra

    Sendang Yang Mulia

    SORE itu, bau busuk menusuk hidung Ratri. Bau itu menyebar di setiap sudut jalan setapak yang dilewatinya, aromanya begitu pekat,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Anak Pasar

    TUBUHNYA berpeluh. Ia lari-lari, sembunyi di semak-semak, bermain petak umpet dengan anak-anak jalanan lainnya. Di rimbun tanaman rambat, ia mengintip…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    DARA

    SIANG hari itu suasananya tenang. Tiba-tiba terdengar suara jeritan seorang wanita. Ia menangis histeris. Tangisannya begitu menyedihkan. Kedua anaknya yang…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Bojog Wraspati Kliwon

    MALAM MINGGU kemarin aku ikut teman-teman memenuhi undangan bazar dari kelompok pemuda di kampung seberang. Rencananya aku tak ikut. Sebab…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Umbu Wulang dan Lingkungan Hidup

    DI sebuah desa yang terletak di kaki bukit Sumba, hidup seorang pemuda bernama Umbu Wulang. Desa itu, meskipun terbilang kecil,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Istriku 

    “Coba kau bayangkan Sulaiman, kau bercumbu mesra dengan Mirna di kamarmu yang redup itu. Kau mencium keningnya penuh birahi, lalu…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Jejak Misteri di Kota Senja

    DI SEBUAH kota kecil yang bersembunyi di kaki perbukitan, hidup seorang gadis muda bernama Maya. Wajahnya biasa saja, namun matanya…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Lia Laeli Muniroh

    Suara Mereka Terbungkam Tatkala jiwa-jiwa merendah Mendedah dedoa Sulur-sulur anyaman kata mendesah Tersebab derita, rakyat jelata Ada lirih-lirih perih Di…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Nama Orang Hilang

    SAAT hari pertama Nuri bekerja sebagai redaksi, ia banyak dihadapkan dengan persoalan politik yang tiada habis. Mulai soal pemilu, korupsi,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Masa Mudaku Tak Pernah Kurasakan

    RIM, seorang anak yang mengendarai kuda besi peninggalan kakaknya. Tangan kirinya memegang karung ukuran besar berwarna putih. Di tengah keramaian…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!