DENPASAR, Balipolitika.com- Pada Selasa 17 Februari 2026 mendatang, saudara dari etnis Tionghoa akan menggelar perayaan tahun baru Imlek. Mencoba untuk membayangkan, di sela-sela aroma dupa yang wangi di sudut-sudut klenteng atau vihara kota Denpasar, nuansa merah mulai bersanding manis dengan warna-warni sesajen.
Imlek telah tiba, membawa pesan tentang awal yang baru dan keberuntungan yang berlipat. Namun, seringkali kita terjebak pada kata-kata yang itu-itu saja. Padahal, memberikan ucapan Imlek adalah seni membagikan energi positif—sebuah cara sederhana untuk mempererat ikatan, baik saat sedang berkumpul makan malam keluarga maupun saat terpisah jarak ribuan kilometer.
Memahami makna di balik ucapan Imlek adalah kunci agar pesanmu terasa tulus. Berikut adalah beberapa mantra populer yang sering kita dengar:
-
Gong Xi Fa Cai: Ini adalah “superstar”-nya ucapan. Maknanya sangat dalam, yakni mendoakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi si penerima.
-
Xin Nian Kuai Le: Jika kamu ingin versi yang lebih formal dan langsung, ini adalah cara harfiah untuk mengucapkan “Selamat Tahun Baru.”
-
Wan Shi Ru Yi: Cocok bagi mereka yang sedang merintis sesuatu, karena artinya adalah doa agar segala urusan berjalan sesuai harapan.
-
Shen Ti Jian Kang: Sebuah ucapan tulus yang memprioritaskan “kesehatan tubuh” di atas segalanya.
Menyesuaikan Ucapan dengan Siapa Penerimanya
Tak kenal maka tak sayang, salah ucap bisa jadi canggung. Agar tetap sopan dan relevan, cobalah variasi berikut:
-
Untuk Orang Tua & Keluarga Besar: Fokuslah pada rasa syukur. Gunakan kalimat seperti, “Semoga tahun baru ini membawa kebahagiaan yang tak henti-hentinya bagi Anda dan keluarga,” sembari menyelipkan doa agar mereka diberikan umur yang panjang.
-
Untuk Rekan Bisnis atau Atasan: Di dunia profesional, keberuntungan finansial adalah doa terbaik. Tekankan pada kelancaran usaha dan kesuksesan karier yang gemilang di tahun yang baru.
-
Untuk Sahabat & Bestie: Di sinilah kamu bisa lebih santai. Gunakan gaya bahasa yang akrab, selipkan harapan agar hubungan pertemanan makin erat, dan jangan lupa gunakan emoji naga atau lampion agar makin estetik.
Etika: Kapan dan Bagaimana Mengucapkannya?
Di Bali, toleransi sangat tinggi, sehingga merayakan Imlek terasa sangat inklusif. Waktu terbaik untuk mengirimkan ucapan adalah mulai dari malam menjelang Imlek saat Reunion Dinner hingga hari ke-15 atau yang dikenal dengan Cap Go Meh.
Bagi kamu yang sudah mapan atau menikah, memberikan ucapan Imlek biasanya menjadi paket lengkap jika disertai dengan Angpao. Ini bukan sekadar bagi-bagi uang, melainkan simbol berbagi rezeki dan keberuntungan. Di era digital ini, kamu bisa mengunggah ucapan dengan desain merah-emas yang mewah di Instagram story atau status WhatsApp untuk berbagi energi positif kepada pengikutmu.
Inspirasi Kalimat dalam Bahasa Indonesia
Jika kamu ingin sedikit puitis, cobalah kalimat ini:
“Semoga cahaya lilin Imlek memenuhi hatimu dengan semangat baru dan keberuntungan yang berlipat ganda.”
Atau yang lebih praktis untuk teman:
“Selamat Tahun Baru Imlek! Semoga keberuntungan selalu menyertai setiap langkah dan usahamu di tahun ini.”
Apapun pilihan kata-katamu, pastikan itu datang dari hati. Selamat merayakan tahun baru dengan penuh suka cita, baik di Bali maupun di mana pun kamu berada. (BP/CHA).













