Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Puisi

  • Puisi-Puisi Nur Indah Sutriyah

    Ilustrasi: Gede Gunada   Senja di Prima Husada Senja tiba di Prima Husada Membawa mendung lalu menjatuhkan kesedihan Kutatap wajah…

    Selengkapnya »
  • PUISI-PUISI HARTANTO

    Ilustrasi: Ignatius Darmawan   MAESTOSO BENING Kau, yang berhening di ruang bening Memetik dawai, berdenting di dalam rongga jiwa nyanyikan…

    Selengkapnya »
  • PUISI-PUISI YULIANI KUMUDASWARI

    Ilustrasi: Gede Gunada   BENTENG YANG KUBANGUN Katakan saja, bagaimana serakan kata-kata ini membuatmu gusar. Tidak seperti udara yang terus…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Trisa Dian

    Ilustrasi: Wayan Jengki Sunarta   Kemarau Jangan salahkan bulan, kembali ia tak datang sebab awan mendung tak tuntas menjadi hujan…

    Selengkapnya »
  • PUISI-PUISI GIMIEN ARTEKJURSI

    Ilustrasi: Ni Luh Voni Dewi   SEPOTONG CERITA BUAT DESAK S mengingatmu seluruh tubuh adalah untaian doa harum yang kau…

    Selengkapnya »
  • PUISI-PUISI SINDUPUTRA

    Ilustrasi: Wayan Jengki Sunarta   PELUKIS MATARAM di kanvasmu yang berat karena basah api warna garis itu melengkung tanpa diduga,…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Winar Ramelan

    Ilustrasi: Winar Ramelan   PERCAKAPAN DI JALAN BATU DI MASA KECILKU Apakah jalan ke rumahmu masih seperti dulu Jajaran batu…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Ahmad Rizki

    Ilustrasi: Ignatius Darmawan   Sebuah Ciuman Sewajarnya ini tak bisa Kita tafsirkan. Kau dan Aku hanya menikmati -terlanjur memiliki koneksi…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Akhmad Sekhu

    Ilustrasi: Gede Gunada   Tentang Keberangkatan Apakah keberangkatan harus selalu dikatakan? Jalan terus saja ke depan. Tidak perlu ragu Waktu…

    Selengkapnya »
  • PUISI-PUISI IAO SUWATI SIDEMAN

    Ilustrasi: Handy Saputra   MADRI. MADRI. MADRI ibu, apakah kau masih mencintai lelaki dalam pelukmu lelaki beku yang cuma sekali…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!