BADUNG, Balipolitika.com- Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta memberikan apresiasi tinggi atas kemandirian krama Desa Adat Padang Luwih dalam menggelar Upacara Pitra Yadnya (Atma Wedana/Sekah) dan Manusa Yadnya Kinembulan di Jaba Pura Dalem Kahyangan Penataran Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung, Kamis, 27 Agustus 2026.
Aksi gotong-royong krama dalam melaksanakan upacara massal secara swadaya tersebut dinilai menjadi bukti nyata kuatnya komitmen masyarakat dalam melestarikan adat, agama, dan budaya Bali.
Hadir didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, Bagus Alit Sucipta meninjau langsung tempat sawa, lokasi prosesi metatah (potong gigi), serta berdialog akrab dengan warga setempat.
Upacara ini dipuput oleh Welaka Griya bersama Pemangku Kahyangan Tiga Desa Adat Padang Luwih.
Dalam sambrama wacananya, Bagus Alit Sucipta menegaskan dukungan terhadap upacara suci yang bertujuan menyucikan roh leluhur menjadi dewa pitara sebelum dilinggihkan di merajan keluarga tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung, saya sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme krama dalam melaksanakan karya ini. Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan membawa kerahayuan serta gemah ripah loh jinawi bagi seluruh krama,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bagus Alit Sucipta berpesan agar krama desa adat terus memupuk rasa persatuan serta mempertahankan tradisi menyama braya.
Pola upacara komunal seperti ini dinilai sangat efektif untuk menjaga warisan leluhur tanpa membebani ekonomi masyarakat secara individu.
Sementara itu, Bendesa Adat Padang Luwih, I Ketut Adi Ardana menyampaikan terima kasih atas kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah-tengah krama.
Ia melaporkan bahwa Karya Atma Wedana ini awalnya diagendakan setiap lima tahun sekali, namun dimajukan menjadi empat tahun sekali karena melonjaknya jumlah peserta.
Adi Ardana merinci yadnya massal tahun ini diikuti oleh ratusan peserta dengan rincian Pitra Yadnya (Sekah) sebanyak 74 sawa, Manusa Yadnya Metatah sebanyak 93 orang, Mepetik/Tiga Bulanan 55 orang, serta Ngelungah sebanyak 5 orang.
Agenda ini turut dihadiri Bendesa Alitan Kecamatan Kuta Utara, tokoh masyarakat Desa Adat Padang Luwih, Kelian Adat dan Kelian Dinas Desa Adat Padang Luwih, serta krama Desa Adat Padang Luwih. (bp/ken)














