BADUNG, Balipolitika.com– Pemerintah Kabupaten Badung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menggelar aksi bersih pantai dan pelepasan tukik di Pantai Kuta, Sabtu, 4 Juli 2026.
Aksi pelestarian pesisir di Shelter Kebencanaan Baruna ini menjadi pembuka rangkaian Bazar Pelayanan Publik 2026 yang diinisiasi oleh Kejati Bali.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, dan Kepala Kejati Bali Setiawan Budi Cahyono.
Acara pelayanan terpadu ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali Wayan Koster.
Adi Arnawa, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena mencerminkan sinergi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga pada upaya menjaga kebersihan dan kelestarian Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Bali beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan ini. Sinergi yang dibangun tidak hanya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi seperti ini sangat baik dan patut terus dilaksanakan ke depan,” ujar Adi Arnawa.
Menurut Bupati Badung pusat pelayanan satu lokasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan untuk memperoleh layanan secara cepat, mudah, dan efisien.
Ia berharap konsep ini terus dievaluasi berkala agar jangkauannya semakin luas.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan publik benar-benar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan wisatawan. Jika antusiasme masyarakat tinggi, tentu kegiatan seperti ini sangat baik apabila dilaksanakan secara rutin,” kata Adi Arnawa.
Gubernur Bali, Wayan Koster turut memberikan dukungan penuh terhadap integrasi layanan publik dan aksi lingkungan hidup ini.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali yang memadukan pelayanan publik dengan aksi menjaga kebersihan lingkungan. Menurut saya, sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali membutuhkan pelayanan publik yang semakin profesional, sekaligus komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kebersihan lingkungan agar citra Bali tetap terjaga di mata wisatawan dan masyarakat internasional,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kejati Bali, Setiawan Budi Cahyono menegaskan pentingnya kemudahan akses bagi masyarakat melalui kehadiran bazar pelayanan satu atap ini.
“Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah diakses, transparan, dan berkualitas. Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan pemerintah dalam satu tempat,” jelasnya.
Melalui bazar ini, masyarakat dapat langsung mengakses layanan administrasi kependudukan, kepolisian, keimigrasian, konsultasi hukum gratis, kesehatan, BPJS Kesehatan, perbankan, hingga pengembalian barang bukti dan pembayaran denda tilang.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Badung, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Sekda Badung dan jajaran Kepala OPD, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Bali, instansi vertikal, serta masyarakat setempat. (bp/ken)













