SEMAKIN MATANG: Perayaan HUT ke-35 Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile Denpasar, di Warung Bandega, Renon, Selasa, 13 Januari 2025. (Sumber: Gung Kris)
DENPASAR, Balipolitika.com – Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35, Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) Denpasar menggelar sosialisasi Coretax (Core Tax Administration System), memperkenalkan sistem administrasi perpajakan yang terpadu dan modern kepada seluruh anggota, bertempat di Warung Bandega, Renon, Denpasar, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Dalam kesempatannya saat dijumpai seusai perayaan HUT, Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) AAI ON Denpasar, Gede Wija Kusuma, S.H, M.H., kepada wartawan Bali Politika menjelaskan, seharusnya peryaan HUT ke-35 AAI ON Denpasar digelar pada 23 Desember 2025, berkanaan dengan adanya keterbatasan waktu para anggota, akhirnya disepakati peryaan HUT digelar pada hari ini, 13 Januari 2026.
Dalam momentun perayaan HUT ke-35 AAI ON Denpasar kali ini, DPC juga turut menggelar sosialisasi Coretax dengan menggandeng sejumlah konsultan ahli perpajakan, menekankan terkait pentingnya wajib pajak kepada seluruh anggota AAI ON Denpasar.
“HUT ke-35 AAI ON Denpasar semestinya kita rayakan pada 23 Desember 2025 kemarin, tetapi kebetulan semua sepakat untuk kita rayakan di hari ini, sekaligus silaturahmi pasca Natal dan Tahun Baru 2026. Hari ini kami juga turut mengundang para ahli pajak untuk memberikan sosialisasi terkait sistem administrasi perpajakan yang terpadu dan modern. Kami juga menekankan pentingnya pengetahuan terkait wajib pajak kepada anggota, mengingat baru sedikit anggota kami yang memahami soal sistem terbaru perpajakan ini,” cetus Gede Wija.
Selain itu pihaknya juga berharap, diumur AAI ON Denpasar yang semakin dewasa, para anggota diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan dunia pendidikan hukum, khususnya di Bali, dengan menjangkau lebih luas lagi terkait kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi, sebagai upaya untuk mencerdasakan kehidupan masyarkat melalui literasi hukum yang konsisten.
“Dalam perkembangannya tentu kami ingin AAI di Bali semakin dipercaya masyarakat. Dalam kurun waktu 10 tahun ini, kami juga telah banyak melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan, menjadi sebuah motivasi baru untuk kami kedepan agar mampu mengembangkan lagi hal baik ini, dengan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di seluruh Bali,” tambahnya.
Selanjutnya, AAI ON Denpasar juga diharapkan dapat terus menujukan konsistensi dan empatinya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, melalui program-program hukum yang berkelanjutan bersama pemerintah daerah, salah satunya dalam mewujudkan program Advokat Masuk Desa di Bali. (bp/gk)













