GIANYAR, Balipolitika.com– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gianyar bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” dan “Membina dan Berbagi” di Desa Petak dan Desa Petak Kaja, Senin, 9 Februari 2026.
Dalam rangka melindungi para pekerja rentan, TP PKK Gianyar berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada keluarga plus masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan sosialisasi dan aksi sosial yang dilaksanakan ini merupakan wujud pembinaan, pendampingan, serta pengarahan kepada seluruh keluarga dalam mengaktualisasikan 10 Program Pokok PKK dan program unggulan PKK.
Hal ini dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian langsung kepada masyarakat kurang mampu dalam upaya menurunkan angka stunting dan menjaga kesehatan lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, kader PKK, dan balita.
Bantuan yang diberikan sebanyak 100 orang, yang terdiri dari Lansia 10 orang, ibu hamil 10 orang, disabilitas 10 orang, kader PKK 10 orang, balita 10 orang yang jenis bantuannya berupa beras, telur, susu, minyak, kacang ijo, ikan fillet, dan 50 orang kader Posyandu 6 SPM yang jenis bantuannya berupa 10 kg beras, 1 krat telor, dan 1 kotak susu.
“Aksi sosial terus dilakukan secara berkelanjutan baik secara khusus oleh TP PKK Kabupaten Gianyar maupun melalui kolaborasi, sinergi dengan melibatkan perangkat daerah terkait, dan peran serta masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Guna mengoptimalkan Gerakan Kulkul PKK yang memiliki konsep gotong royong agar semua kader dan warga bergerak bersama-sama membersihkan rumah, halaman pekarangan dan area telajakan, Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan kegiatan itu ditetapkan sebulan sekali di minggu pertama.
Gerakan Kulkul PKK jelasnya bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, membangkitkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
Surya Adnyani Mahayastra menambahkan posyandu di Gianyar telah mengalami transformasi dibuktikan dengan tidak hanya melayani balita, remaja, lansia.
Jelasnya berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu bahwa di posyandu dilaksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial.
“Saya ingin mengajak seluruh jajaran TP PKK di Kabupaten Gianyar dan para Kader PKK untuk berkomitmen melaksanakan tugas dengan semangat dan antusias. Semoga kedepannya, mampu tumbuh dan berkolaborasi dengan masyarakat guna menjadi ujung penerus dalam mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kabupaten dan pemerintah desa,” tutupnya.
Perbekel Desa Petak Kaja, I Nyoman Payu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada pekerja rentan di Desa Petak Kaja.
Bantuan tersebut sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sejalan dengan Perbekel Desa Petak Kaja, Perbekel Desa Petak Anak Agung Gde Mayun Purnama juga menyampaikan terima kasih dan menyambut positif bantuan bagi pekerja rentan, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warga desa. (bp/ken)













