DENPASAR, Balipolitika.com– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Provinsi Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mendoakan Tahun Baru 2026 lebih bersahabat untuk masyarakat Pulau Dewata, Bali.
“Hadiah terbaik tahun ini bukanlah hal yang wow, tapi sangat berarti buat saya. Mereka-mereka, orang-orang yang selalu berada di tengah-tengah saya membuat hidup saya lebih ringan. Mereka yang selalu mengangkat telepon dari kami, membalas chat dari kami, walaupun mereka punya kesibukan masing-masing. Dan yang paling berkesan mereka yang rela, ikhlas, dan selalu memotivasi kami pada saat hidup kami sedang berantakan. Terima kasih kawan-kawan semua. Tahun ini mungkin berat, tetapi karena merekalah kami merasa tidak sendirian. I feel i never walk alone. Salam No Drama,” ungkap De Gadjah sembari mengucapkan selamat tinggal 2025, selamat datang 2026, Kamis, 1 Januari 2026 melalui akun media sosial resminya.
Sebelumnya, dalam hajatan Pendidikan Politik (Dikpol) Tahap II DPC Gerindra Badung di Warung D’Dangin, Mengwi, Sabtu, 27 Desember 2025, De Gadjah yang hadir didampingi Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Bali, I Kadek “Rambo” Budi Prasetya juga menyampaikan harapan dan optimisme di tahun 2026.
“Semoga tahun 2026 lebih bersahabat dengan kita. Tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik untuk kita semua. Yang sial di tahun 2025, di tahun 2026 akan menerima keberuntungan. Yang beruntung di tahun 2025, semoga di tahun 2026 jangan terlalu bersedih. Pasti ada naik, ada turun, ada perpisahan, ada pertemuan, ada kebahagiaan, ada kesedihan, itu pasti. Yang apes di 2025, semoga di tahun 2026 keberuntungan datang. Tapi, jangan tidur terus di rumah. Bagaimana beruntung? Kerja keras,” ucap De Gadjah.
Optimisme De Gadjah di tahun 2026 direspons positif peserta acara bertema “Peningkatan Kualitas dan Loyalitas Kader dalam Menyukseskan Program Pemerintah Prabowo-Gibran di Kabupaten Badung”.
Sebagaimana diketahui dalam momentum spesial itu, De Gadjah menggali informasi dari sejumlah wajah baru, khususnya kaum GenZ mengenai alasan terjun ke panggung politik dan memilih Partai Gerindra.
Selain memberikan hadiah istimewa kepada 5 peserta Dikpol DPC Gerindra Badung, di hadapan kaum GenZ atau kader baru parpol berlambang burung garuda berusia 17 hingga 28 tahun alias lahir antara rentang tahun 1997-2012 itu, De Gadjah mengingatkan bahaya “politik kasbon”.
De Gadjah juga menggarisbawahi bahwa pendidikan politik di Partai Gerindra bukan sekadar seremonial belaka. (bp/ken)













