BULELENG, Balipolitika.com – Peristiwa tabrak lari kembali terjadi di Buleleng. Kali ini korban tabrak lari adalah dua orang remaja asal Banjar Dinas/Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu.
Identitas kedua remaja itu, bernama I Komang Deva Juda Ananta Yasa dan Ketut Dendi Wahyu Saputra. Konon pasca kecelakaan, keduanya oleh pengemudi mobil terangkut.
Korban berpikir akan di antar ke puskesmas, keduanya justru turun di wilayah Desa Titab, Kecamatan Busungbiu yang kondisinya cukup sepi. Kemudian pengendara mobil langsung tancap gas meninggalkan dua remaja ini di pinggir jalan.
Beruntung saat kejadian itu, ada warga sekitar yang sempat merekam detik-detik mobil itu kabur. Mobil tersebut ciri-cirinya berjenis kolbak dengan warna hitam. Plat nomor mobil DK 8071 BC. Warga juga berupaya menolong Deva dan Wahyu dan membawa ke rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan ini menjadi perbincangan di media sosial Facebook, setelah pemilik akun bernama Koming Blontot menggungahnya. Beberapa warganet juga membagikan video kondisi dua remaja yang terkapar kesakitan. Salah satunya terlihat mengalami luka di bagian bibir.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Selasa (26/8) sekitar pukul 17.30 Wita. Lokasinya di jalan raya Seririt-Pupuan Kilometer 34.300 meter, tepatnya di wilayah Banjar Dinas/Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.
“Betul, kecelakaan itu I Komang Deva Juda Ananta Yasa alami. Ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 5800 VH, membonceng rekannya bernama Ketut Dendi Wahyu Saputra,” ucapnya, Rabu (27/8).
Lanjut Iptu Yohana, peristiwa berawal saat dua remaja berusia 15 tahun ini datang dari arah Pupuan (Selatan) menuju arah Utara (Singaraja). Sesampainya di TKP, tiba-tiba ada kendaraan Suzuki pikap putar balik secara mendadak.
“Akibatnya Deva tidak mampu mengendalikan kendaraannya, sehingga menabrak mobil kolbak dan mengakibatkan terjadinya laka lantas,” ujarnya.
Kecelakaan ini mengakibatkan Deva mengalami patah tulang paha. Sedangkan Wahyu mengalami luka pada bagian bibir. Saat ini keduanya masih menjalani perawatan di RS Kertha Usada.
“Terkait peristiwa lakalantas tersebut, saat ini masih penyelidikan lebih lanjut. Termasuk dugaan pengemudi mobil meninggalkan kedua korban, ini masih didalami,” tandasnya. (BP/OKA)












