MANGUPURA, Balipolitika.com- Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Graha Wicaksana mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri penutupan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta XIV Tahun 2026, Sabtu, 21 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 20–21 Maret 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari suci Nyepi Caka 1948 yang diselenggarakan oleh Desa Adat Kuta menghadirkan berbagai atraksi seni, budaya, serta partisipasi masyarakat.
Dalam rangkaian acara penutupan, dilaksanakan Pengukuhan Prajuru Sabha Yowana Desa Adat Kuta serta Ikatan Jegeg Bungan Desa Adat Kuta oleh Bendesa Adat Kuta, Komang Alit Ardana.
Selain itu, digelar pula Grand Final Jegeg Bungan Desa Adat Kuta Tahun 2026 sebagai wadah pengembangan generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya Bali.
Acara juga diramaikan dengan pengumuman pemenang lomba Baleganjur Melasti, pengumuman ogoh-ogoh favorit pilihan wisatawan, serta ogoh-ogoh terbaik berdasarkan penilaian dewan juri Bali yang disambut antusias oleh masyarakat dan wisatawan.
Tak hanya itu, puluhan pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dalam kegiatan ini, memberikan kontribusi positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat di kawasan Kuta.
Kehadiran DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat, seni, dan budaya, sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dan I Nyoman Graha Wicaksana juga menghadiri acara Pembukaan Festival Seni Budaya (FSB) XIV Desa Adat Kuta Tahun 2026 pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Jaba Sisi Pura Desa Adat Kuta ini diawali dengan peniupan sangkakala sebagai tanda dimulainya acara, dilanjutkan dengan pertunjukan Barong Sai yang memukau.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang diikuti oleh 13 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Desa Adat Kuta, serta parade Jegeg Bungan Desa Adat Kuta yang menampilkan kreativitas dan pesona generasi muda dalam melestarikan budaya lokal.
Kehadiran pimpinan DPRD Kabupaten Badung tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, seni, dan budaya, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.
DPRD Kabupaten Badung mengapresiasi pelaksanaan Festival Seni Budaya XIV ini dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah kreativitas serta penguatan identitas budaya daerah. (bp/ken)













