JAKARTA, Balipolitika.com- Evos gagal grand final MPL ID S16, BTR melempem. Persaingan sengit di final lower bracket playoff MPL Indonesia Season 16 berakhir dengan kekalahan pahit bagi EVOS Esports. Tim berjuluk Macan Putih tersebut harus mengakui keunggulan Alter Ego (AE) dengan skor tipis 3-2. Kekalahan ini secara langsung memupuskan harapan EVOS melangkah ke babak grand final menantang ONIC Esports. Hasil ini sekaligus memastikan EVOS gagal mendapatkan tiket menuju M7 World Championship.
Sebelumnya, babak lower bracket dibuka dengan pertarungan antara EVOS Esports melawan Bigetron by Vitality (BTR). Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk menjaga mimpi M7 mereka tetap hidup. EVOS menunjukkan dominasi penuh atas BTR, runner-up musim reguler.
“EVOS berhasil mengalahkan Bigetron dengan skor meyakinkan 3-0 berkat strategi yang sangat tajam,” ujar seorang Analis Esports kenamaan. Ia menjelaskan, penampilan gemilang dari pemain kunci EVOS seperti Alberttt dan Erlan menjadi penentu kemenangan mutlak. Kemenangan ini memulangkan BTR dari playoff empat besar.
Kekalahan telak 3-0 ini memaksa BTR harus angkat kaki dari venue NICE PIK2. Pada gim ketiga yang berlangsung insane, Erlan menjadi hyper carry tak terbendung. Erlan mencatatkan lima belas kill tanpa mati sekalipun, menjadikannya sosok yang memulangkan BTR dari babak playoff.
EVOS kemudian melaju ke final lower bracket pada Sabtu (1/11/2025) untuk menghadapi Alter Ego. Laga ini tidak hanya memperebutkan tiket ke partai puncak. Pertarungan ini juga menjadi penentu mutlak wakil Indonesia di turnamen global M7 World Championship. EVOS bertekad memutus tren buruk usai dua kekalahan beruntun dari AE di musim reguler.
“Laga ini menjadi ajang pembuktian sesungguhnya setelah EVOS sempat dikalahkan ONIC dengan skor 3-2 di semifinal upper bracket,” tutur Pengamat Esports dari sebuah platform gaming. Ia menjelaskan, EVOS berhasil bangkit menundukkan BTR 3-0, tetapi Alter Ego juga datang dengan kekuatan penuh setelah dikandaskan ONIC 2-3. Kedua tim sama-sama memikul beban besar.
Duel Sengit di Final Lower Bracket
Duel AE versus EVOS ini langsung menyajikan tensi tinggi sejak gim pertama. EVOS tampil meyakinkan dengan formasi Zhuxin (Swaylow) dan Harith (Erlan) sebagai damage dealer. Alberttt menggunakan Hayabusa dan keluar sebagai MVP gim pertama.
EVOS langsung menunjukkan dominasi penuh dan menuntaskan perlawanan AE dalam waktu tujuh belas menit dua detik. EVOS mencatatkan skor kill 19–8. Kemenangan ini membuka harapan EVOS untuk membalikkan catatan buruk mereka melawan AE.
“EVOS menunjukkan dominasinya sejak awal gim pertama, memanfaatkan keunggulan draft pick,” ujar salah satu pelatih yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan, kontribusi Alberttt dengan torehan lima kill dan sebelas assist memperkuat dominasi Macan Putih. Alberttt hanya menderita satu death saja.
Tidak ingin kembali tertinggal, Alter Ego melakukan perubahan strategi signifikan pada gim kedua. Mereka mengubah susunan hero, dan perubahan ini membuahkan hasil manis. AE berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memenangkan gim kedua dalam dua belas menit dua puluh enam detik.
Momentum positif Alter Ego berlanjut pada gim ketiga. Dengan kombinasi hero Yi Sun-shin, Zhuxin, dan Helcurt, Alter Ego berhasil membalikkan keadaan. Mereka unggul 2-1 usai menang dalam lima belas menit tiga puluh satu detik.
“Perubahan strategi pada gim kedua dan ketiga menjadi kunci kebangkitan Alter Ego,” pungkas Analis Esports tersebut. Ia menjelaskan, performa Yazukee yang mencatat sembilan kill pada gim kedua memberikan kontribusi besar. Alter Ego hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket grand final.
Namun, EVOS tak menyerah begitu saja. Macan Putih kembali bangkit di gim keempat lewat permainan cemerlang Rendyy (Uranus) dan Alberttt (Lancelot). Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Laga harus dilanjutkan hingga gim penentuan. Pada akhirnya, Alter Ego mengunci kemenangan di gim kelima. Kegagalan ini membuat EVOS harus merelakan mimpi M7 mereka melayang. (BP/CHA).













