JAKARTA, Balipolitika.com– Hukuman mati bagi koruptor tak kunjung disahkan di Indonesia, kasus korupsi seolah tak terbendung di segala lini, dari tingkat bawah sampai atas.
Terbaru, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.
OTT KPK ini disebut-sebut terkait dengan kasus pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja.
Usut punya usut, Noel ternyata memang orang yang dekat dengan kekuasaan.
Noel mulai dikenal luas setelah menjadi pendukung militan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Ia dikenal sebagai bagian dari Relawan Jokowi Mania (Joman) bahkan dipercaya sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania.
Pada perhelatan Pilpres 2024, pria kelahiran 22 Juli 1975 ini turut berjuang memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dan bergabung dengan Partai Gerindra dan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, namun gagal.
Setelah Prabowo menjabat sebagai presiden, Noel pun dipercaya untuk menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Merah Putih hingga akhirnya terjaring OTT Rabu, 20 Agustus 2025 malam.
Terkait posisi Noel sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania, Denny Siregar yang pernah dipolisikan oleh Sang Wamenaker menulis status menarik di akun media sosialnya, Kamis, 21 Agustus 2025.
“Ayooo siaoa yang pernah foto2 bareng ama noel segera dihapus2in..,” tulisnya sembari menyertakan emoticon tertawa. (bp/ken)










