Balipolitika.com- Tim nasional Brasil dijadwalkan bentrok melawan Norwegia pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026. Laga berat ini bakal digelar di New York New Jersey Stadium. Pertandingan dilaksanakan Senin, 6 Juli 2026, pukul 03.00 WIB sesuai jadwal resmi FIFA.
Laga ini hidup mati. Siaran langsung dapat diakses gratis lewat TVRI. MaxStream dan FolaPlay menyiarkan tayangan secara live streaming.
Brasil melenggang ke fase gugur setelah menduduki posisi puncak klasemen akhir Grup C. Kemenangan dramatis atas Jepang kemarin lusa menjadi penentu langkah utama mereka. Gol menit akhir Gabriel Martinelli meloloskan Selecao.
Sebaliknya, sang lawan membuat kejutan besar. Norwegia mengukir sejarah baru lolos setelah mendepak Pantai Gading lewat skor tipis 2-1. Ini babak gugur pertama mereka sepanjang keikutsertaan turnamen.
Nanti malam, mereka non-favorit. Materi pemain Brasil dinilai pengamat jauh lebih mewah dan merata. Vinicius Junior siap mengacak-acak lini belakang lawan dengan kecepatannya.
Dia sudah melepaskan total 10 percobaan tembakan ke gawang sepanjang kompetisi bergulir. Sangat berbahaya di kotak penalti. Matheus Cunha juga dipastikan tampil sebagai ujung tombak utama sejak menit awal.
Tetapi, Norwegia punya senjata rahasia yang mengerikan. Nama bomber itu adalah Erling Haaland. Striker Manchester City tersebut tercatat selalu mencetak gol pada setiap laga resmi.
Total lima gol sudah dilesakkan Haaland ke jala lawan-lawannya. Pantai Gading menjadi korban keganasan terakhirnya pada menit ke-86 kemarin. Lini pertahanan Brasil wajib waspada penuh.
Skema permainan terbuka diprediksi bakal langsung tersaji sejak peluit pertama dibunyikan. Jual beli serangan tidak akan terhindarkan karena karakter kedua tim. Menyerang total jadi pilihan terbaik demi tiket perempat final.
Kualitas individu pemain menjadi pembeda yang sangat nyata bagi tim Selecao. Namun, kejutan besar bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Terlebih, tim asuhan Solbakken bukan cuma bertumpu pada ketajaman Haaland seorang diri.
Nama Martin Odegaard dan Antonio Nusa kerap merepotkan barisan pertahanan musuh lewat serangan balik cepat. Alisson Becker di bawah mistar gawang harus bekerja ekstra keras.
Lagipula, pengalaman bertanding di turnamen besar berpihak pada raksasa Amerika Selatan tersebut. Mentalitas juara tim Samba sudah teruji berulang kali dalam situasi genting. Susunan pemain terbaik diturunkan kedua kubu.
Ancelotti diprediksi memakai formasi andalan 4-2-3-1 dengan menaruh Casemiro sebagai jangkar lini tengah. Sementara itu, Norwegia meladeni lewat formasi menyerang 4-3-3 demi mencuri gol cepat.
Pertandingan krusial ini diprediksi berakhir ketat dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan tipis Brasil. (BP/CHA).










