BERSINAR: Kunjungan BNNP Bali di Kediaman Komjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Made Mangku Pastika, M.M, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Gung Kris/SM)
DENPASAR, Balipolitika.com – Pasca resmi dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (KBNNP) Bali, Brigjen. Pol. Dr. Putu Putera Sadana, SIK, M.Hum., M.M., beserta jajaran melakukan kunjungan anjangsana (sowan/silaturahmi) ke kediaman Gubernur Bali (2008-2018) yang juga Mantan Kalakhar (Kepala Pelaksana Harian) BNN RI, Komjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Made Mangku Pastika, M.M., lusa kemarin, Kamis, 25 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dikutip Bali Politika, pada Sabtu, 27 Juni 2026, kunjungan BNNP Bali ke kediaman Dr. Made Mangku Pastika di Teras Ayung tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan berbagai tokoh daerah dalam mewujudkan Bali ‘Bersinar’ (Bersih Narkoba), juga dalam momentum memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun ini yang jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026 kemarin.
Dalam kesempatannya, KBNNP Bali, Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana menyampaikan, anjangsana kali ini bukan sekedar bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi langkah memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menghadapi persoalan narkotika di Bali.
“Kami melaksanakan anjangsana dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional. Ini merupakan rangkaian kegiatan sebelum puncak peringatan HANI. Sebelumnya juga sudah ada donor darah dan berbagai kegiatan lainnya,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialiasi terkait tiga program utama BNNP Bali dalam upaya penanganan kasus narkotika, yakni Pencegahan, Pemberantasan dan Rehabilitiasi, sebagaimana instruksi Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
“Sebagai Kepala BNNP Bali yang baru, hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat Bali. Kami berharap ada kolaborasi dari pemerintah provinsi, pihak swasta, media, dan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkotika,” jelasnya.
Selain itu ia menegaskan, bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tidak hanya mengandalkan petugas BNN saja. Menurutnya, Pemerintah daerah, dunia usaha, media, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang terbebas dari ancaman narkotika.
Sementara itu, Dr. Made Mangku Pastika menambahkan, pihaknya menyambut baik kunjungan jajaran BNNP Bali ke kediamannya. Didampingi I Ketut Ngastawa, Pastika pihaknya menilai kegiatan silaturahmi bisa menjadi sinyal positif untuk memperkuat perjuangan dalam menghadapi kejahatan narkotika, juga dalam upaya mewujudkan Bali Bersinar.
“Perkembangan kejahatan narkotika sekarang sudah sangat maju, termasuk munculnya jenis-jenis baru dan modus operandi yang semakin canggih. Ini memerlukan antisipasi dan respons cepat yang lebih canggih pula dari aparatur negara untuk melindungi masyarakat,” kata Mangku Pastika yang baru merayakan HUT ke-75 pada 22 Juni 2026 lalu.
Lebih lanhur pihaknya juga mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan “War on Drugs for Humanity” yang menjadi semangat BNN dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, perjuangan melawan narkotika bukan sekadar penegakan hukum, tetapi merupakan gerakan kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda dan masa depan bangsa.
“Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) bertujuan menyadarkan masyarakat dunia akan bahaya narkotika. Karena itu, program ini harus mendapat dukungan bersama,” tutupnya. (bp/gk)










