DENPASAR, Balipolitika.com- “Banyak Hal Boleh Hilang, Tapi Tidak Nurani” demikian tertera pada paket sembako program GLO Berbagi yang diprakarsai Gendo Law Office bekerja sama dengan Peradi Pergerakan DPC Denpasar Raya di 2 lokasi Kota Denpasar, Sabtu, 13 September 2025.
Aksi sosial GLO Berbagi yang akan berlangsung dalam beberapa seri ke depan ini dibagi menjadi 2 kloter, yakni pagi dan siang.
Di pagi hari, tim membagikan paket bantuan sembako di sekitar Jalan Bukit Barisan yang berada di bantaran sungai Tukad Badung yang terdampak aliran banjir.
Pembagian dipimpin Made Topan Juli Untung Pratama dari Peradi Pergerakan bersama Japrak, Ketua GLO Berbagi.
Pembagian ini dibantu oleh Kompyang Astika, warga setempat yang mengasup data korban dan kebutuhan korban banjir ke Tim GLO Berbagi.
“Kami datang setelah mendapatkan informasi dari Relawan Bapak Kompyang Astika, baik kondisi korban dan kebutuhan mendesak dari warga,” ujar Japrak.
Topan menambahkan warga antusias dengan program ini, “Walaupun tidak banyak yang bisa dibantu, tetapi setidaknya untuk sementara dapat berguna bagi kelangsungan hidup warga korban banjir,” tandasnya.
GLO Berbagi pada sore harinya juga meluncurkan pembagian paket sembako kepada warga korban banjir di daerah Banjar Oongan Denpasar, salah satu titik banjir yang cukup besar.
Banyak rumah warga yg tenggelam bahkan hampir 100 persen terendam.
Dendi Sandinata, salah satu Relawan GLO Berbagi memberikan informasi terkait kondisi warga dan langsung ditindaklanjuti.
Dendi membawakan langsung ke lokasi warga, karena sebagian warga bertahan di rumahnya untuk menjaga harta yang tersisa.
“Mereka butuh sembako untuk bertahan di rumah, menjaga harta yang tersisa,” kata Dendi.
Menurut Wayan Adi Sumiarta, Sekretaris Peradi Pergerakan DPC Denpasar Raya menjelaskan bahwa dari semua kegiatan ini, Peradi Pergerakan sebagai organisasi advokat juga turut bekerja sama karena hal ini sama dengan semangat kemanusiaan sesuai marwah advokat.
“Advokat harus terus melatih diri mereka untuk berempati pada kemanusiaan, salah satunya adalah bersolidaritas pada korban bencana alam,” tegas Adi Sumiarta. (bp/ken)













