KARANGASEM- balipolitika.com– Objek wisata Taman Tirta Gangga di Desa Ababi, Kabupaten Karangasem, Bali, dipadati ribuan pengunjung pada momen libur awal tahun 2026. Lonjakan wisatawan yang didominasi oleh pelancong lokal dan domestik ini mulai terlihat signifikan sejak siang hari.
Kondisi ini tergolong di luar prediksi pihak pengelola. Pasalnya, pada penghujung tahun lalu, tingkat kunjungan sempat mengalami penurunan hingga 30 persen. Namun, memasuki hari pertama tahun baru, jumlah kunjungan justru melonjak drastis.
Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga, A.A. Kosalia, mengungkapkan keterkejutannya atas antusiasme pengunjung kali ini. “Lonjakan di awal tahun ini di luar prediksi kami. Sebelumnya sempat turun di akhir tahun, tapi ternyata justru sekarang melonjak jauh dan kami perkirakan tren ini akan terus bertahan hingga sepekan ke depan,” ujarnya.
Taman air yang merupakan warisan bersejarah Raja Karangasem ini menawarkan perpaduan antara keindahan arsitektur, rekreasi, dan edukasi. Dengan harga tiket masuk Rp35.000 bagi warga ber-KTP Bali dan Rp45.000 untuk wisatawan domestik, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang tersedia. Diantaranya memberi makan ikan di kolam ikonik Tirta Gangga, menikmati kesegaran air dengan berenang di area yang disediakan serta mengunjungi Museum Asta Gangga yang menyimpan berbagai benda peninggalan bersejarah Raja Karangasem.
Selain wisata keluarga, Tirta Gangga tetap mempertahankan sisi religiusitasnya. Bagi pengunjung yang mencari pengalaman spiritual, tersedia area suci khusus untuk aktivitas melukat. (yun)













