DENPASAR, Balipolitika.com– Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Panileman Baligia Punggel di Griya Gede Delod Pasar Intaran, Sanur, Selasa, 19 Agustus 2025.
Upacara ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Bali serta penguatan spiritualitas masyarakat.
Prosesi Mapurwa Daksina sebagai salah satu tahapan penting dalam rangkaian yadnya menjadi tontonan warga.
Terlihat sejak pagi masyarakat sudah memadati Bale Peyadnyan untuk mengikuti upacara Mapurwa Daksina atau prosesi ritual mengelilingi atau mengitari suatu tempat (bale peyadnyan) dari arah timur (purwa) ke selatan (daksina) sebanyak tiga kali.
Jaya Negara mengapresiasi Karya Panilema Baligia Punggel yang melibatkan ratusan pengiring karena meringankan beban umat Hindu setempat.
“Upacara seperti ini adalah warisan budaya luhur yang patut kita jaga dan lestarikan bersama. Selain membangun hubungan spiritual dengan leluhur, yadnya juga memperkuat keharmonisan sosial di masyarakat,” ujar Jaya Negara.
Manggala Karya, Ida Bagus Mayun mengatakan Karya Atma Wedana Baligia Punggel massal di Griya Gede Delod Pasar Intaran Sanur ini memang rutin diadakan setiap 5 tahun sekali di mana tahun ini diikuti 508 puspa dari berbagai daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar terutama Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota karena sudah berkenan hadir dan memberikan doa dan dukungan kepada karya ini. Semoga upacara ini bisa terus kami laksanakan untuk masyarakat ke depan,” ungkap Ida Bagus Mayun.
Turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, serta undangan lain. (bp/ken)













