BADUNG, Balipolitika.com– Dalam upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi dan pentingnya pengawasan pemilu sejak dini, Bawaslu Kabupaten Badung melaksanakan Program Sosialisasi Mengenal Demokrasi dan Pemilu Sejak Dini yang menyasar seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Badung.
Program yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 5 November 2025 ini telah menjangkau 28 SMP negeri di seluruh wilayah Badung, mulai dari wilayah utara hingga selatan.
Pada Rabu, 5 November 2025 sekolah yang terakhir disasar, yaitu SMP Negeri 3 Kuta Selatan dan SMP Negeri 4 Kuta Selatan.
Dengan demikian, seluruh SMP negeri yang ada di Kabupaten Badung telah menjadi bagian dari gerakan edukasi demokrasi bagi pelajar.
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang demokrasi dan pengawasan pemilu sejak usia muda.
“Kami ingin adik-adik SMP di Badung mengenal sejak dini bagaimana pentingnya ikut menjaga demokrasi. Harapannya, lima tahun ke depan ketika mereka sudah bisa menggunakan hak pilih, mereka sudah memiliki kesadaran sebagai pemilih cerdas dan pengawas partisipatif,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rahmat Tamara menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi tumbuhnya generasi demokratis di Badung.
“Sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi sebuah investasi bagi masa depan demokrasi di Kabupaten Badung. Kami ingin menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian terhadap proses demokrasi sejak di bangku sekolah,” ungkapnya.
Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung para kepala sekolah, guru, serta seluruh siswa yang telah menyambut hangat kegiatan ini.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, terutama para guru dan siswa di 28 SMP negeri yang telah berpartisipasi aktif. Kami juga membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat untuk penyempurnaan program ini ke depannya, baik melalui media sosial maupun kanal resmi Bawaslu Badung,” tambahnya.
Program Sosialisasi Mengenal Demokrasi dan Pemilu Sejak Dini ini akan terus berlanjut. Setelah seluruh SMP negeri disasar pada tahun 2025, Bawaslu Kabupaten Badung berencana melanjutkan kegiatan serupa ke tingkat SMA dan SMK pada tahun berikutnya. (bp/ken)












