BALI, Balipolitika.com – Petaka menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama I Gusti Ngurah Pradnya, berusia 61 tahun.
Ia dugaan terpeleset dalam kondisi mabuk, hingga tewas di sebuah kamar kos, Jalan Pulau Saelus II Gang Mawar Nomor 14 A, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Sabtu (9/5/2026) siang.
Sebelum penemuan tak bernyawa, korban sempat datang ke kamar kos milik temannya, Gede Eka, sekitar pukul 03.00 Wita.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban datang dalam keadaan mabuk dan meminta pijat serta menumpang mandi.
“Korban masuk ke kamar, kemudian melepas pakaian dan hendak menuju kamar mandi. Saat itulah korban dugaan terpeleset lalu jatuh membentur lantai kamar,” ujar Iptu Azel, Minggu (10/5).
Melihat pria yang beralamat di Jalan Raya Sesetan Nomor 113, Banjar Tengah, Sesetan, Denpasar Selatan itu jatuh, saksi sempat memberikan balsem pada bagian hidung dan dada korban.
Namun kondisi korban justru semakin lemah, hingga tidak sadarkan diri dan mengeluarkan kotoran. Panik melihat kondisi tersebut, saksi kemudian mencari bantuan temannya bernama Dika di wilayah Jalan Babakan Sari, Pedungan.
Keduanya juga sempat mencari pecalang setempat, namun tidak berhasil menemukannya. Mereka lalu kembali ke lokasi dan memberitahukan kejadian itu kepada tetangga kos bernama Komang Nita Dewi. Informasi tersebut kemudian terus ke pemilik kos.
Sekitar pukul 14.30 Wita, pemilik kos bersama ambulans swasta Auto Legue datang ke lokasi dan membuka pintu kamar. Saat pengecekan, korban dalam posisi terlentang di lantai kamar dan sudah tidak bernyawa.
“Penemuan itu kemudian terlaporkan ke pihak kepolisian,” katanya. Menerima laporan tersebut, aparat Polsek Denpasar Selatan bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar langsung melakukan olah TKP.
Saat penemuan, posisi kaki korban menekuk ke dalam dengan kepala mengarah ke utara. (BP/OKA)









