BALI, Balipolitika.com – Bali harus berbenah, agar tidak menjadi sarang scammer dan penipuan internasional. Penyalahgunaan izin tinggal benar-benar sudah di luar nalar.
Polresta Denpasar dan Polda Bali baru saja membongkar “kantor” rahasia sindikat online scamming internasional yang bermarkas di sebuah guest house mewah di Kuta!
Bukan main, bangunan dua lantai jadi pusat operasi lengkap dengan perangkat canggih mulai dari Starlink, ratusan ponsel, hingga atribut FBI!
Polisi juga menemukan naskah (script) latihan tipu-tipu bertema narkoba hingga senjata api yang siap menjerat korban di luar negeri.
Ada 26 WNA dari 5 negara yang teramankan yaitu, China, Taiwan, Malaysia, Kenya, dan Filipina. 4 WNI juga ikut terseret dalam pusaran sindikat ini. Faktanya 11 orang di antaranya bahkan tidak bisa menunjukkan paspor!
Anehnya, meski persiapan sudah matang dan barang bukti numpuk, polisi menyebut aktivitas ini “masih tahap persiapan” sehingga para WNA ini kemungkinan besar “hanya” akan mendapat deportasi.
Warga Bali Harus waspada! sebab bagaimana bisa puluhan orang asing bikin “kantor” di guest house tapi tidak terdeteksi sejak awal. Jangan sampai Pulau Dewata yang kita cintai malah dicap jadi surga para kriminal digital internasional! (BP/OKA)













